IHSG Senin Siang Menguat ke Level 6.077; Rebound dari Koreksi Kemarin

210
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin siang ini (2/8) terpantau menguat 7,082 poin (0,12%) ke level 6.077,121 setelah dibuka naik ke level 6.103,384. IHSG di dua zona berupaya rebound dari koreksi kemarin, sedangkan bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed di antara data melambatnya aktivitas manufaktur China serta Wall Street yang berakhir terkoreksi akhir pekan lalu.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau menguat terbatas 0,02% atau 3 poin ke level Rp 14.457, dengan dollar AS di pasar uang naik perlahan setelah rebound di sesi global sebelumnya; bangkit sebagai safe haven dari koreksi bursa saham AS, setelah tertekan the Fed yang dovish. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.460.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 33,345 poin (0,55%) ke level 6.103,384. Sedangkan indeks LQ45 naik 6,029 poin (0,73%) ke level 829,072. Siang ini IHSG menguat 7,082 poin (0,12%) ke level 6.077,121. Sementara LQ45 terlihat naik 0,34% atau 2,762 poin ke level 825,805.

Siang ini tujuh dari sebelas sektor tampak mengalami penguatan. Sektor yang mencatat kenaikan tertinggi adalah sektor industri dasar yang menanjak 0,96%, diikuti sektor non-cyclical yang naik 0,91%.

Tercatat sebanyak 220 saham naik, 268 saham turun dan 149 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 1.015,81 kali transaksi sebanyak 14,71 miliar lembar saham senilai Rp 7,758 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat umumnya mixed bias menguat, di antaranya Indeks Nikkei yang menanjak 1,91%, dan Hang Seng yang naik 0,91%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Barito (BRPT) 8,25%, Mega Manunggal (MMLP) 4,79%, BRI Agro (AGRO) 2,80%, dan Unilever (UNVR) 2,61%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak dari dua zona ke rebound oleh bargain hunting, sedangkan bursa kawasan Asia mixed bias menguat di antara data melambatnya aktivitas manufaktur China. Berikutnya IHSG kemungkinan akan bertahan rebound walau agak terbatas, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.166 dan 6.231. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.015, dan bila tembus ke level 5.947.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group
Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here