Rekomendasi Mingguan EUR/USD 2 – 6 Agustus 2021: Naik Namun Belum Trending?

1364

(Vibiznews – Forex) Pada minggu lalu, setelah tertekan turun dan memulai minggu yang baru di 1.1771, EUR/USD berbalik naik mendekati 1.1900 di sekitar 1.1880, menyentuh ketinggian selama tiga minggu oleh karena dolar AS jatuh secara luas setelah the Fed menahan diri dari memberikan pengumuman pendahuluan mengenai “tapering” dan dan memandang inflasi sebagai bersifat sementara.

Namun berbaliknya sentimen pasar menjadi “risk-off” pada akhir minggu lalu, telah mendorong naik dollar AS sehingga EUR/USD kembali turun ke bawah $1.1900. EUR/USD berhasil tidak jatuh lebih jauh dan tetap bertahan di 1.1880 karena bagusnya data ekonomi Eropa yang keluar, sekalipun dolar AS sempat menguat.

Pengumuman the Fed minggu lalu, dengan cepat diintepretasikan sebagai dovish begitu Powell memberitahukan reporter bahwa AS belum mencapai kemajuan yang substansial lebih lanjut untuk bisa mengejar “tapering”.

Sebelumnya EUR/USD menunggu untuk melihat apa yang akan dikatakan oleh the Fed. Resiko terbesar bagi EUR/USD adalah pengurangan pembelian assets yang lebih cepat daripada yang diperkirakan pasar.

Namun ternyata keputusan dari FOMC sebagian besar meneguhkan pandangan bahwa the Fed kemungkinan masih jauh dari akan melakukan “tapering” dengan segera.

Sampai saat ini belum ada ketetapan waktu kapan the Fed akan mulai melakukan “tapering”. Bank sentral AS ini mengakui varian baru covid – 19 Delta bisa menjadi problem dan menaikkan resiko terhadap pertumbuhan ekonomi di semester kedua dari tahun ini.

Dolar AS jatuh setelah keputusan dari the Fed ini. Saham-saham mendapatkan kelegaan dan mengalami rally. EUR/USD mendapatkan momentum kenaikan lebih tinggi lagi.

Buruknya data-data ekonomi yang keluar sesudah pengumuman FOMC the Fed menambah tekanan turun terhadap dollar AS. GDP kuartal kedua muncul di 6.5% di bawah daripada yang diperkirakan di 8.5%. Durable Goods Orders hanya naik 0.8% di bulan Juni, di bawah dari yang diperkirakan sebesar 2.1%. Initial Jobless Claims muncul di 400.000 sementara angka minggu lalu direvisi naik menjadi 424.000. Ekonomi AS bertumbuh mendatar.

Sementara, Uni Eropa sedang dalam proses pemulihan. Jerman mempublikasikan angka inflasi perkiraan pendahuluan bulan Juli dengan CPI naik ke 3.8% YoY. GDP Uni Eropa untuk kuartal kedua membaik dari – 0.3% pada kuartal pertama menjadi 2% pada kuartal kedua QoQ. Tingkat pengangguran terkontraksi mengecil ke 7.7% di bulan Juni dibandingkan dengan 8% pada bulan sebelumnya. Terakhir, Economic Sentiment Indicator di Uni Eropa membaik menjadi 119.0 di bulan Juli, melewati dari yang diperkirakan di 118.5.

Sementara, penularan coronavirus yang baru sedang meningkat di Eropa dan AS karena cepatnya penyebaran dari varian Delta. Vaksinasi telah melambat di AS sementara terus berlanjut di Uni Eropa.

Minggu ini, AS fokus kepada data employment yang akan keluar pada hari Jumat. Sebelumnya akan dipublikasikan survey penciptaan pekerjaan untuk sektor swasta dari ADP yang diperkirakan akan muncul di 600.000 pada hari Rabu. Pada hari Kamis akan keluar Initial Jobless Claims. Laporan employment Non-farm Payrolls yang akan keluar pada hari Jumat bisa membawa perubahan besar jika angkanya melampai batas 1 juta orang.

Selain angka employment, AS juga akan mempublikasikan Indeks PMI jasa dan manufaktur untuk bulan Juli yang dikeluarkan oleh Markit.

Di Eropa, Jerman akan mempublikasikan Penjualan Ritel bulan Juni pada hari Senin, sementara Uni Eropa akan melaporkannya pada hari Rabu. Markit PMI Uni Eropa untuk bulan Juli juga akan keluar pada hari Senin dan Rabu. Pada akhir minggu, Jerman akan merilis Factory Orders dan Industrial Production pada bulan Juni.

“Support” terdekat menunggu di 1.1840 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1751 dan kemudian 1.1703. “Resistance” terdekat menunggu di 1.1920 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1960 dan kemudian 1.2000.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here