Harga Kedelai Naik Setelah Laporan Pengiriman Ekspor Mingguan

280

(Vibiznews – Commodity) – Harga Harga kedelai naik pada penutupan pasar hari Senin setelah Laporan NASS, Progress Pertumbuhan Tanaman Mingguan dan Laporan Pengiriman Ekspor Mingguan dari USDA

Harga kedelai naik 4.25 sen (0.31%) menjadi $13.5350 per bushel, harga soymeal naik $5.7 (1.61%) menjadi $359.75 per ton, dan harga minyak kedelai turun 45 sen (0.71%) menjadi $62.59.

Laporan Mingguan Progress Pertumbuhan tanaman bahwa 86% dari tanaman kedelai sudah berbunga lebih cepat dari rata-rata 5 tahun 82%.

Laporan Pengiriman ekspor mingguan dari USDA sebesar 181,193 kedelai dikirim sampai 29 Juli. Turun 242k MT pada minggu lalu dan dibawah tahun lalu sebesar 557 k MT pada minggu yang sama. Mexico menjadi negara tujuan terbesar 42k. Total akumulasi ekspor sampai 29 Juli sebesar 58.223 MMT (2.14 bbu)

Laporan dari USDA Fats & Oil mengatakan kedelai yang digiling di bulan Juni sebesar 161.73 mbu, turun 400k dari perkiraan pasar, terendah sejak Juni 2019. Penggilingan ini menghasilkan 3.58 juta ton soymeal turun 0.2% dari bulan Mei dan  minyak kedelai hasilnya 3.52 milyar lbs naik 0.2% . Total akumulasi kedelai yang digiling di bulan Juni sebesar 1.806 bbu atau 83% dari perkiraan USDA di bulan Juli. Persediaan minyak kedelai sebesar 2.1 milyar lbs, masih diatas perkiraan namun turun dari bulan Mei 2.15 milyar lbs.

NWS memperkirakan cuaca akan panas dan kering diatas normal untuk semua area perkebunan kedelai di AS.

Cina mulai melakukan pembelian kedelai AS untuk pengiriman di musim gugur. Mesir melakukan tender 30k MT minyak kedelai dan 10,000 MT minyak bunga Matahari.

Analisa tehnikal untuk kedelai dengan support pertama $13. 50 dan berikut ke $13. 32 sedangkan resistant pertama di $14.50 dan berikut ke $14.80.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

Editor : Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here