Harga Minyak Sawit Turun ke Harga Terendah Satu Minggu

234

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak sawit turun tajam pada hari Senin ke harga terendah satu Minggu karena turunnya ekspor bulan Juli.

Harga minyak sawit Oktober pada penutupan pasar hari Senin di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun tajam 252 ringgit atau 5.77% menjadi 4,117 ringgit ($974.78) per ton, penurunan terbesar selama satu bulan dan mencapai harga terendah sejak 23 Juli, setelah selama seminggu lalu harga minyak sawit sempat naik 2.3% .

Para trader melakukan profit taking pada perdagangan pasar hari Senin karena turunnya ekspor bulan Juli pengiriman sebesar 1.42 juta – 1.44 juta ton turun dari 1.51 juta – 1.54 juta ton di bulan Juni, karena lebih banyak hari kerja.

Permintaan dari negara lain lebih sedikit pada minggu lalu, selain daripada India. Sehingga ekspor minyak sawit Malaysia di bulan Juli turun antara 5 % sampai 7.7% dari bulan Juni, menurut cargo surveyor pada hari Sabtu.

Ekspor minyak sawit Malaysia dari 1 – 31 Juli turun 6.3 % dari bulan lalu menjadi 1,448,483 MT menurut cargo surveyor SGS ( Malaysia) Bhd. Pada hari Senin.

Pasar masih menantikan produksi minyak sawit Malaysia pada bulan Juli untuk memperkirakan persediaan pada akhir bulan.

The Southern Peninsula Palm Oil Millers Association memperkirakan produksi Juli di beberapa bagian daerah perkebunan Malaysia naik 2% dari bulan sebelumnya.

Harga minyak mentah turun karena kekhawatiran pertumbuhan ekonomi Cina, setelah hasil survey menunjukan aktivitas pabrik-pabrik turun di negara yang merupakan konsumen terbesar ke dua minyak mentah dunia dan ditambah dengan produksi minyak mentah meningkat di negara produsen yang termasuk OPEC. Melemahnya harga minyak mentah membuat harga biodiesel turun sehingga permintaan minyak sawit untuk biodiesel menjadi turun.

Harga minyak kedelai di Bursa Dalian turun 3.6% sementara harga minyak sawit turun 4.2% . Harga minyak kedelai di bursa the Chicago Board of Trade (CBOT) turun 1.3%.

Analisa tehnikal untuk minyak sawit dengan suppor 4,110 ringgit terus lanjut ke 4,000 ringgit sedangkan resistant pertama 4,480 ringgit berikut ke 4, 720 ringgit.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here