Harga Minyak Sawit Kembali Naik, Perkiraan Produksi Juli Turun

395

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak sawit pada penutupan pasar hari Selasa kembali naik setelah dua hari turun, kenaikan terjadi setelah adanya kekhawatiran bahwa produksi Juli akan turun, namun kenaikan ini tertahan oleh ekspor yang menurun di bulan Juli.

Harga minyak sawit Oktober pada penutupan pasar hari Selasa naik 24 ringgit (0.58%) menjadi 4,144 ringgit ($982.46) per ton setelah kemarin turun 5.7%.

The Southern Peninsula Palm Oil Miller’s Association pada hari Senin memperkirakan produksi bulan Juli meningkat 2%, tetapi dari data terakhir produksi diperkirakan akan turun, karena kekurangan pekerja.

Pasar menantikan Laporan Bulanan Persediaan dan Permintaan dari Malaysian Palm Oil Board (MPOB) akan diumumkan minggu depan 12 Agustus 2021.

Ekspor minyak sawit Malaysia pada bulan Juli turun 6.3% menjadi 1.45 juta ton dari bulan Juni, menurut cargo surveyor Societe Generale de Surveillance pada hari Senin.

Harga minyak kedelai di Bursa Dalian turun 1.3% dan harga minyak sawit turun 1.9%. Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade turun 0.5%.

Harga minyak mentah bergerak lemah hari Selasa (03/08), tertekan perlambatan aktivitas manufaktur membebani sentimen, dengan melemahnya harga minyak mentah dapat  menekan harga minyak sawit, sehingga kenaikan dari harga minyak sawit terhenti.

Analisa tehnikal untuk minyak sawit dengan support pertama di 4,090 ringgit kemudian ke 4,000 ringgit sedangkan resistant pertama di 4,300 kemudian ke 4,370 ringgit.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here