Harga Gandum Turun Dari Harga Tertingginya

282

(Vibiznews – Commodity) – Harga gandum naik di Eropa karena kekeringan terjadi pada gandum musim semi di Amerika Utara, dan produksi Rusia turun, dan kualitas dari gandum pada panen di Uni Eropa saat ini dikhawatirkan, harga gandum tidak dapat bertahan pada ketinggiannya sehingga pada penutupan pasar hari Rabu harganya kembali turun.

Harga gandum September di CBOT turun 7.25 sen menjadi $7.1725 per bushel

Harga gandum pada penutupan pasar hari Rabu turun sementara menantikan Laporan ekspor Mingguan USDA dimana diperkirakan 250k-750k MT gandum dipesan selama minggu lalu sampai 27 September.

Jepang mengeluarkan tender untuk pembelian gandum sebesar 119,435 MT dari AS, Canada dan Australia, hasilnya diperkirakan akan diumumkan hari Kamis. Taiwan mengeluarkan tender untuk membeli 48k MT dari pasar AS.

The French Ag Ministry memperkirakan hasil gandum Uni Eropa sebesar 36.7 MMT turun 37.1MMT karena udara panas dan kelembaban kurang.

IKAR’s mengatakan bahwa SovEcon mengurangi perkiraan hasil gandum sebesar 5.9 MMT menjadi 76.4 MMT karena suhu yang tinggi diatas normal, kepanasan diperkirakan mengurangi hasil gandum.

Harga gandum di bursa Euronext sempat naik ke harga tertinggi 3 bulan pada hari Selasa lalu harga gandum Desember naik0.3% menjadi 230.75 euro ($273.90) per ton.

Harga gandum naik karena kekeringan terjadi pada gandum musim semi di Amerika Utara, dan produksi Rusia turun, dan kualitas dari gandum pada panen di Uni Eropa saat ini dikhawatirkan.

Turki membeli 395,000 ton gandum dengan tender, sementara Aljazair memesan gandum dengan kargo yang berbeda pada awal minggu ini. Pakistan juga mengeluarkan tender 400,000 ton gandum.

Persediaan dari 8 negara pengekspor gandum akan diperbaiki pada laporan Bulanan Permintaan dan Persediaan USDA pada tanggal 12 Agustus minggu depan.

Analisa tehnikal untuk gandum dengan support pertama di $6.95 dan berikut ke $6.90 sedangkan resistant pertama di $7.49 dan berikut ke $7.67.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here