Harga Minyak Naik Tipis Terpicu Ketegangan di Timur Tengah

423

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak naik tipis pada hari Kamis (05/08), terpicu ketegangan di Timur Tengah, namun kenaikan dibatasi peningkatan mengejutkan dalam pasokan minyak mentah di Amerika Serikat.

Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS meningkat 25 sen, atau 0,47%, menjadi $68,40 per barel. Kedua benchmark turun lebih dari $2 per barel pada hari Rabu.

Harga minyak mentah berjangka Brent naik 16 sen, atau 0,23%, menjadi $70,54 per barel.

Kedua patokan turun lebih dari $2 per barel pada hari Rabu.

Pesawat Israel menyerang apa yang dikatakan militernya sebagai lokasi peluncuran roket di Libanon selatan pada Kamis pagi sebagai tanggapan atas tembakan proyektil sebelumnya ke Israel dari wilayah Libanon.

Dua roket yang diluncurkan dari Libanon pada Rabu menghantam Israel, yang awalnya ditanggapi dengan tembakan artileri di tengah meningkatnya ketegangan regional atas dugaan serangan Iran terhadap sebuah kapal tanker minyak di Teluk pekan lalu.

Pertukaran itu terjadi setelah serangan Kamis lalu bahwa Israel menyalahkan Iran pada sebuah kapal tanker di lepas pantai Oman. Dua anggota awak, seorang Inggris dan Rumania, tewas. Iran membantah terlibat.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan pada hari Rabu bahwa pihaknya yakin Iran membajak kapal tanker Asphalt Princess berbendera Panama di Teluk Oman.

Harga juga turun tajam di sesi sebelumnya setelah Administrasi Informasi Energi AS (EIA) mengatakan pasokan minyak mentah naik 3,6 juta barel yang tak terduga pekan lalu.

Namun, beberapa analis menunjuk penurunan lebih besar dari perkiraan 5,3 juta barel dalam pasokan bahan bakar.

Analyst Vibiz Research memperkirakan harga minyak bergerak naik seiring ketegangan di Timur Tengah. Namun kenaikan pasokan minyak mentah mingguan AS membatasi kenaikan. Jika malam ini data jobless claim terealisir turun akan dapat menguatkan dolar AS. Jika dolar AS naik, dapat menekan harga minyak. Harga minyak diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $68,87-$69,26. Namun jika harga turun akan bergerak dalam kisaran Support $68,08-$67,74.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here