Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Q2 Melonjak Tinggi, Mencapai 7,07%

1301

(Vibiznews – Economy & Business) Pertumbuhan ekonomi Indonesia melonjak pada kuartal kedua mencapai 7,07% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, rebound tajam dari kontraksi -0,74%, dan mengalahkan perkiraan konsensus pasar 6,57%. Untuk kuartal kedua dibandingkan kuartal sebelumnya (QoQ) ekonomi tumbuh 3,31%. Ini adalah pertama kalinya ekspansi ekonomi dalam lima kuartal dan laju terkuat sejak kuartal keempat 2004.

Kepala BPS, Margo Yuwono pada Kamis (5/8/2021) menyatakan melonjaknya pertumbuhan ekonomi Indonesia didukung meningkatnya aktivitas masyarakat periode April – Juni seiring rendahnya kasus penyebaran covid dan pergerakan massal vaksinasi yang berpengaruh besar terhadap konsumsi rumah tangga.

Lihat : Faktor-faktor Pendukung Penguatan Ekonomi Indonesia Kuartal II-2021

Penjualan kendaraan bermotor juga meningkat, seperti mobil yang naik 758% dibandingkan tahun lalu dan penjualan motor naik 268%.

Pertumbuhan ekonomi global pada kuartal kedua 2021 juga meningkat yang didukung pergerakan naik Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur.

Juga harga komoditas makanan dan tambang secara kuartal maupun dibandingkan tahun lalu meningkat cukup signifikan, seperti gandum, minyak kelapa sawit dan kedelai, batu bara, timah, dan alumunium.

Ekspor Indonesia juga meningkat tinggi terhadap beberapa mitra dagang utama Indonesia juga tumbuh tinggi dalam periode ini, seperti Amerika Serikat (AS), Singapura, Korea Selatan, Vietnam dan Eropa.

Lihat : Optimisme Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Indonesia – Wawancara bersama Vidjongtius, CEO Kalbe Farma

Target pertumbuhan ekonomi di atas 7% ini pernah disampaikan Presiden Joko Widodo dalam Rapat Koordinasi Kepala Daerah 2021, Rabu (14/4) secara daring. Untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi positif sepanjang tahun 2021, Jokowi telah menetapkan target pertumbuhan ekonomi di atas 7 persen pada kuartal kedua. Tujuannya untuk memastikan pertumbuhan ekonomi nasional pulih dari tekanan akibat pandemi.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa kuartal kedua akan menjadi periode penentu pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2021. Jokowi menambahkan tinggi rendahnya pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun ditentukan oleh capaian pada triwulan II.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati juga optimistis pertumbuhan ekonomi kuartal kedua tahun 2021 dapat mencapai 7 persen. Hal tersebut disampaikan dalam webinar Mid Year Economic Outlook, Rabu (7/7/2021).

Sri Mulyani menyatakan proyeksi tersebut seiring dengan perbaikan ekonomi yang terjadi di April hingga pertengahan Juni. Dijelaskan Sri Mulyani, sepanjang April-Mei 2021 PMI manufaktur pada Mei mengalami rekor tertinggi ekspansi, hal ini menggambarkan indikator aktivitas perekonomian terus menunjukkan penguatan.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here