Rekomendasi GBP/USD 16 September 2021: Naik karena Melemahnya USD & Naiknya Inflasi Inggris

768
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Forex) GBP/USD diperdagangkan di atas 1.38 di sekitar 1.3828 setelah Inggris melaporkan kenaikan tahunan sebesar 3.2% dalam angka umum dari harga konsumen. Angka ini adalah di atas dari angka 2.9% yang diperkirakan.

GBP/USD tertekan turun karena dollar AS sempat naik menyentuh ketinggian selama dua minggu pada hari Selasa sebelum keluarnya angka inflasi CPI AS. Kenaikan USD disebabkan karena the Fed diperkirakan akan mengurangi pembelian asset-nya tidak lama lagi, meskipun kasus Covid – 19 meningkat di AS dan CPI AS muncul lebih rendah daripada yang diperkirakan.

Namun kenaikan dollar AS hanya bersifat sementara dengan indeks dollar AS berbalik turun setelah keluarnya angka inflasi CPI AS di bawah daripada yang diperkirakan. angka CPI AS bulan lalu yang menunjukkan terjadinya penurunan yang sifnifikan di dalam harga-harga. CPI Inti naik sebanyak 0.1% MoM, level terendah sejak bulan Februari. Rendahnya inflasi berarti the Fed tidak harus buru-buru melakukan “tapering” atas skema pembelian obligasi. Hal ini adalah negatif bagi dollar AS dan pada gilirannya mendorong naik pasangan matauang GBP/USD.

Selain melemahnya USD, kenaikan GBP/USD juga disebabkan oleh karena keluarnya angka inflasi Inggris yang lebih tinggi daripada yang diperkirakan. Angka umum inflasi (CPI) Inggris lompat dari 2% ke 3.2% YoY pada bulan Agustus, lebih tinggi daripada yang diperkirakan di 2.9%. Angka CPI inti YoY juga lompat mengatasi dari yang diperkirakan mencapai 3.1%.

“Support” terdekat menunggu di 1.3800 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3760 dan kemudian 1.3725.  “Resistance” terdekat menunggu di 1.3895 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3915 dan kemudian 1.3950.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here