Persediaan Kakao Melimpah Sehingga Harga Kakao Turun

389

(Vibiznews – Commodity) – Harga kakao pada penutupan pasar hari Kamis turun karena persediaan kakao melimpah di Ivory Coast,

Harga kakao Desember di ICE New York turun $40 (1.51%) menjadi $2,612 per ton dan harga kakao Desember di ICE London turun 1.36%.

Pemerintah Ivory Coast melaporkan bahwa petani di Ivory Coast mengirim kakao ke pelabuhan sebesar 2.45 MMT, dengan kumulatif kakao yang dikirim dari 1 Oktober – 19 September naik 7% dari tahun lalu. Juga persediaan kakao di Ghana melimpah setelah the Ghana Cocoa Board melaporkan pada 2 September membeli 1.03 MMT kakao dari petani dari 1 Oktober sampai 19 Agustus jumlah tertinggi 10 tahun.

Harga kakao naik mendekati harga tertinggi 6 ½ bulan pada awal bulan September, karena permintaan kakao global meningkat setelah Gepex, gabungan eksportir kakao dari 6 negara penghasil kakao terbesar melaporkan pada hari Senin bahwa kakao yang diproses naik 22.4% dari tahun lalu menjadi 54,459 MT.

Sebenarnya tren harga kakao sedang naik karena tanda bahwa permintaan coklat meningkat di AS, setelah IRI melaporkan pada 3 September penjualan retail coklat di AS sampai 8 Agustus naik 6.3% dari tahun lalu.

Persediaan kakao di AS membuat harga naik setelah persediaan kakao AS yang dalam pengawasan ICE membuat persediaan kakao AS pada 10 September, turun ke harga terendah 3 1/2 bulan turun dari rekor tertinggi di 5.86 juta (data dari 1999) pada 30 Juni dan pada hari Kamis persediaan sebesar 5.534 juta kantong.

Pada 31 Agustus the International Cocoa Organization (ICCO) menaikkan perkiraan produksi kakao global 2020/21 sebesar 5.14 MMT dari perkiraan sebelumnya 5.02 MMT sehingga surplus global 2020/21 sebesar 230,000 MT dari perkiraan sebelumnya 165,000 MT.

Permintaan kakao global meningkat dan merupakan faktor positif bagi harga kakao. The Cocoa Association of Asia pada 16 Juli mengatakan pada kuartal ke 2 kakao yang digiling di Asia naik 9% dari tahun lalu menjadi 220,865 MT naik 4% diatas perkiraan mencapai rekor pada Q2. The National Confectioners Association bahwa permintaan kakao di Amerika Utara di Q1 naik 11.7% dari tahun lalu menjadi 123,719 MT naik 6% dari tahun lalu. Permintaan kakao Eropa naik setelah European Cocoa Association melaporkan pada 13 Juli bahwa kakao yang di giling di kuartal 2 di Eropa naik 14% dari tahun lalu menjadi 356,854 MT lebih baik dari perkiraan yang naik 7.5% dari tahun lalu kenaikan pada kuartal ke dua tertinggi dalam 10 tahun.

Analisa tehnikal untuk kakao support pertama di $2,600 dan berikut di $2,570 sedangkan resistant pertama di $2,710 dan berikut di $2,740.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here