Bursa Jepang Ditutup Turun Tipis Terpicu Profit Taking

367
indeks nikkei

(Vibiznews – Index) Bursa Saham Jepang ditutup sedikit lebih rendah pada hari Senin (27/09), dengan investor melakukan profit taking setelah reli tajam bulan ini, sementara kehati-hatian juga berlaku menjelang perubahan kepemimpinan politik.

Indeks Nikkei ditutup turun -0,03% pada 30.240,06 setelah naik sebanyak 0,5%. Topix yang lebih luas tergelincir -0,14% menjadi 2.087,74.

Nikkei telah naik hampir 8% bulan ini di tengah harapan pemulihan ekonomi di tengah penurunan kasus infeksi COVID-19.

Partai Demokrat Liberal yang berkuasa di Jepang akan mengadakan pemilihan untuk memilih pemimpin baru, yang akan menjadi perdana menteri negara berikutnya.

Saham dengan eksposur ke China terus terpukul karena kekhawatiran potensi default di China Evergrande menjulang. Pembuat AC Daikin Industries turun 3,44% dan pembuat toilet Toto tergelincir 1,84%.

Pengirim memimpin penurunan di antara 33 sub-indeks industri Tokyo Stock Exchanges dengan penurunan 6,45%.

Saham perusahaan yang mendapat manfaat dari gaya hidup tinggal di rumah melemah, setelah menteri kesehatan mengatakan situasi infeksi COVID-19 membaik sehingga kondisi darurat dapat segera dicabut di sebagian besar negara.

Pembuat game Bandai Namco kehilangan 2,81% dan pembuat makanan beku Ajinomoto turun 2,27%.

Saham yang akan mendapat manfaat dari pembukaan kembali ekonomi yang maju, dengan maskapai penerbangan melonjak 3,76% dan operator kereta api naik 1,69%.

Department store naik, dengan Takashimaya naik 4,04%, Isetan Mitsukoshi naik 3,66% dan Marui Group naik 2,82%.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya bursa Jepang akan mencermati pergerakan bursa Wall Street yang jika menguat akan memberikan dukungan bagi bursa Jepang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here