IHSG Senin Siang Melemah ke Level 6.121; Bursa Asia Variatif Mencermati Evergrande

152
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin siang ini (27/9) terpantau melemah 23,202 poin (0,38%) ke level 6.121,613 setelah dibuka naik ke level 6.147,727. IHSG terkoreksi setelah sempat rally 3 hari, sedangkan bursa kawasan Asia siang ini umumnya variatif di tengah investor mencermati perkembangan saham Evergrande Group serta Wall Street yang berakhir dalam gain kembali.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau menguat 0,02% atau 3 poin ke level Rp 14.254, dengan dollar AS di pasar uang menurun perlahan setelah menguat 3 hari di sesi global sebelumnya; sempat bullish dalam tren menanjak oleh melajunya yields dari US Treasury. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.257.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat tipis 2,936 poin (0,05%) ke level 6.147,727. Sedangkan indeks LQ45 turun 1,099 poin (0,13%) ke level 865,150. Siang ini IHSG melemah 23,202 poin (0,38%) ke level 6.121,613. Sementara LQ45 terlihat turun 0,64% atau 5,524 poin ke level 860,725.

Siang ini delapan dari sebelas sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah sektor infrastruktur yang merosot 1,29%, diikuti sektor Kesehatan yang turun 0,60%.

Tercatat sebanyak 199 saham naik, 303 saham turun dan 155 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 902.408 kali transaksi sebanyak 16,965 miliar lembar saham senilai Rp 6,736 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat bias variatif, di antaranya Indeks Nikkei yang merosot 0,03%, dan Hang Seng yang naik 0,47%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Unilever (UNVR) -2,02%, Telkom (TLKM) -1,97%, Transcoal (TCPI) -1,88%, dan Bank BRI (BBRI) -1,83%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak terkoreksi dari rally 3 hari, sedangkan bursa kawasan Asia variatif di tengah investor mencermati perkembangan saham Evergrande Group. Berikutnya IHSG kemungkinan akan bertahan dalam zona merahnya dengan mengurangi loss-nya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.263 dan 6.358. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5.938, dan bila tembus ke level 5.884.

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here