Harga Kedelai Naik Pada Awal Minggu, Perkiraan Panen Berkurang

229

(Vibiznews – Commodity) – Harga kedelai pada penutupan pasar hari Senin naik, setelah laporan progress pertumbuhan tanaman dan laporan pengiriman ekspor mingguan, perkiraan hasil panen berkurang karena kualitasnya turun

Harga kedelai Nopember di CBOT naik 2.50 sen (0.19%) menjadi $12,8750 per bushel, harga soymeal naik $1 (0.29%) menjadi $340.0 per ton dan harga minyak kedelai naik 24 sen (0.41%) menjadi $58.11.

Laporan progress pertumbuhan tanaman dari NASS pada 26 September bahwa 75% dari tanaman kedelai sudah gugur daunnya, lebih cepat dari rata-rata 66%. Panen kedelai sudah selesai 10% pada minggu ini, lebih cepat 3% dari rata-rata sehingga total sudah panen 16%.

Laporan Pengiriman Ekspor Mingguan sebesar 440,742 MT kedelai dikirim selama minggu ini sampai 23 September. Negara tujuan terbesar adalah Cina sebesar 66% dari total. Negara tujuan lain Mexico yang menambah 112,237 MT sejak Juni 2020.

Laporan harian penjualan ekspor USDA sebesar 334k MT ke China pada pagi hari.

Perkiraan bahwa hasil panen kedelai berkurang, sementara hujan dinantikan di Selatan dan di Midwest yang kering, sehingga panen berlangsung lebih cepat.

Cina menutup pabrik penggilingan kedelainya sampai waktu yang tidak diketahui namun Cina masih melakukan pembelian melalui eksportir swasta yang telah dilaporkan USDA sebesar 334,000 MT (13 mb) untuk pengiriman tahun marketing 2021/2022.

Analisa tehnikal untuk kedelai dengan support pertama di $12.71 dan berikut ke $12.62 sedangkan resistant pertama di $12.90 dan berikut ke $13.25.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here