Bursa Jepang Ditutup Turun Terendah Satu Bulan

449
indeks nikkei

(Vibiznews – Index) Bursa Saham Jepang jatuh ke posisi terendah satu bulan pada hari Selasa, dengan saham berorientasi pertumbuhan terpukul keras, karena lonjakan harga minyak memicu kekhawatiran lebih lanjut tentang inflasi dan pengetatan moneter secara global.

Indeks Nikkei turun 2,19% menjadi 27.822,12. Indeks Topix yang lebih luas turun 1,33% menjadi 1.947,75. Kedua indeks menandai sesi penurunan ketujuh berturut-turut dan mencapai level terendah sejak akhir Agustus.

Beberapa pelaku pasar mengatakan proposal Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida yang baru untuk menaikkan pajak atas capital gain juga merusak sentimen.

Pertumbuhan saham yang diuntungkan dari suku bunga rendah berkinerja buruk dengan tajam, dengan Indeks Pertumbuhan Topix turun 1,9%, dibandingkan dengan penurunan Nilai Topix 0,7%.

Fast Retailing turun 6,9% setelah operator rantai pakaian kasual Uniqlo melaporkan penurunan 19,1% dalam penjualan toko yang ada pada bulan September.

Perusahaan internet Z Holdings kehilangan 5,6% sementara pembuat suku cadang elektronik Murata Manufacturing turun 3,4%.

SoftBank Group kehilangan 3,8% di tengah kekhawatiran tentang penurunan nilai investasinya di perusahaan teknologi, khususnya Alibaba, yang telah jatuh lebih dari 50% dari rekor puncak yang dicapai hampir setahun lalu.

Saham terkait semikonduktor juga menderita dengan indeks semi-konduktor MSCI Jepang kehilangan 2,0%.

Melawan tren adalah perusahaan minyak, yang diuntungkan dari kenaikan harga minyak mentah.

Perusahaan eksplorasi minyak Inpex naik 5,6% sementara Idemitsu Kosan naik 3,7%.

Perusahaan asuransi jiwa juga diuntungkan dari imbal hasil obligasi AS yang lebih tinggi, dengan T&D Holdings naik 1,6% dan Dai-ichi Life Holdings naik 1,7%.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Jepang akan mencermati pergerakan bursa Wall Street hari ini, yang jika masih tertekan saham teknologi dan kekhawatiran ekonomi akan menekan bursa Wall Street dan juga bursa Jepang. Namun sebaliknya jika terjadi aksi bargain hunting saham teknologi, akan menguatkan bursa AS dan juga bursa Jepang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here