Harga Minyak Sawit Turun Setelah Naik Tiga Hari Berturut-turut

340

(Vibiznews – Commodity) – Harga miyak sawit pada penutupan pasar hari Kamis turun setelah naik tiga hari berturut-turut karena turunnya harga minyak mentah.

Harga minyak sawit Desember pada hari Kamis di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun 27 ringgita atau 0.55% menjadi 4,845 ringgit ($1,158.54) per ton, karena turunnya harga minyak kedelai.

Harga minyak mentah turun untuk kedua harinya setelah AS mempertimbangkan untuk menjual minyak mentah dari persediaan dan Rusia siap untuk membuat harga gas alam stabil.

Turunnya harga minyak mentah membuat biodiesel tidak menarik lagi sehingga pasar dari minyak nabati tertekan, karena saat ini harga minyak sawit dan minyak nabati lainnya dipengaruhi oleh harga minyak mentah.

Permintaan melambat di pembeli utama kelapa sawit India karena impor negatif yang mendalam dan margin pemrosesan dan persediaan yang melonjak setelah rekor impor bulan lalu, kata Bagani.

Permintaan menurun dari India karena impor pada bulan lalu melonjak akibatnya persediaan meningkat sedangkan proses pemakaian juga berkurang .

The Malaysian Palm Oil Association memperkirakan produksi September turun 1.44% dari bulan sebelumnya menjadi 1.68 juta ton.

Permintaan akan minyak sawit 2021/22 diperkirakan akan meningkatkan ekspor karena kebijakan perdagangan yang mudah dan pelaksanaan vaksinasi yang sudah meningkat di dunia membuat kebijakan pengetatan akan dikurangi sehingga permintaan meningkat menurut Refinitiv Commodities Research.

Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade naik 0.2% setelah turun 1.3% pada hari sebelumnya. The Dalian Exchange ditutup setelah libur dan akan dibuka lagi pada hari Jumat.

Analisa tehnikal untuk minyak sawit dengan support pertama di 4,800 ringgit, kemudian ke 4,590 ringgit sedangkan resistant pertama di 4,900 ringgit berikur ke 4,960 ringgit.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here