Bursa Wall Street Naik Tinggi, Terdorong Oleh Data Ekonomi AS

493

(Vibiznews – Index) – Bursa saham AS pada penutupan pasar hari Kamis naik tajam dengan S&P 500 dan Nasdaq 100 naik ke tertinggi 2 ½ minggu. Saham mendapat dukungan untuk naik setelah keluarnya data ekonomi AS dimana weekly jobless claim turun ke terendah 1 ½ tahun dan setelah PPI bulan September turun diluar perkiraan. Menguatnya saham tehnologi dan meningkatnya pendapatan dari bank-bank di AS pada kuartal ke 3 sehingga membuat pasar saham meningkat.

Indeks S&P500 ditutup naik +1.71%, Indeks Dow Jones Industrial ditutup naik +1.56%, Indeks Nasdaq 100 naik + 1.88%.

Data PPI AS pada bulan September menaikkan harga saham . PPI AS final September membuat permintaan naik +0.5% dari bulan lalu dan 8.6% dari tahun lalu, namun masih turun dari perkiraan +0.6% dari bulan lalu dan 8.7% dari tahun lalu. PPI untuk makanan dan energi naik +0.2% dari bulan lalu dan +6.8% dari tahun lalu, masih dibawah perkiraan +0.5% dari bulan lalu dan 7.1% dari tahun lalu.

Laporan mingguan jobless claims AS juga menaikkan harga saham, Laporan mingguan unemployment claims turun –36,000 ke terendah 1 ½ tahun di 293,000 menguatnya pasar tenaga kerja turun dibanding perkiraan di 320,000.Juga data mingguan turun –134,000 menjadi terendah 1 ½ tahun di 2.593 juta menguatnya pasar tenaga kerja diatas perkiraan dari 2.670 juta.

Saham-saham yang menggerakkan pasar hari Kamis

Menguatnya saham-saham tehnologi, yaitu saham semiconductor chip setelah perusahaan pembuat chip terbesar di dunia, Taiwan Semiconductor Manufacturing setelah melaporkan pendapatan kuartal ke tiganya. ASML Holding NV (ASML), Western Digital (WDC), Lam Research (LRCX) ditutup naik lebih dari +4%.

Walgreens Boots Alliance (WBA) ditutup lebih dari 7% pada hari Kamis sehingga memimpin pada kenaikan S&P 500 setelah manajemen perusahaan ini melaporkan pendapatan kuartalannya sehingga perusahaan bertumbuh dan melakukan penyesuaian pertumbuhan EPSnya dari 11% ke 13%.

United Parcel Service (UPS) naik +4% pada hari Kamis setelah Stifel menaikkan rekomendasi untuk membeli saham daripada menyimpan.

United Health Group (UNH) ditutup naik diatas +4% pada hari Kamis setelah setelah laporan bahwa EPS pada kuartal ke 3 sebesar $4.52 lebih baik dari $4.39.

US Bancorp (USB) turun lebih dari –2% sehingga memimpin penurunan dari S&P500 setelah melaporkan bahwa pendapatan di kuartal ke3 sebesar $5.89 milyar turun 1.2% dari tahun lalu dan melaporkan pengeluaran diluar bunga sebesar $3.43 milyar diatas konsesus $3.39 milyar.

T – notes Desember pada hari Kamis naik +9 ticks dan imbal hasil T-note 10 tahun turun –1.9 bp menjadi 1.518% setelah mencapai satu minggu terendah 1.506%. harga T-note pada hari Kamis terdorong kenaikan di Government bonds Eropa.T notes juga melanjutkan kenaikannya pada hari Kamis setelah kekhawatiran akan inflasi naik ketika PPI AS September naik diatas perkiraan.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Wall Street akan mencermati perkembangan dari data inflasi yang dapat berlangsung terus dan berlangsung secara global mempengaruhi kebijakan the Fed selanjutnya.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here