Harga Minyak Sawit Mingguan Turun Untuk Pertama Kalinya

403

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak sawit mingguan untuk pertama kalinya turun setelah naik empat minggu karena melemahnya ringgit dan kenaikan dari minyak nabati lain.

Harga minyak sawit Desember di Bursa Malaysia Derivatives Exchange naik 24 ringgit atau 0.5% menjadi 4,901 ringgit ($1,179.83) per ton.

Kenaikan harga minyak sawit karena faktor eksternal dan melemahnya ringgit

Harga kedelai di Chicago Board of Trade naik, sehingga mendorong harga minyak sawit naik setelah turun selama dua sesi, karena kenaikan dari perkiraan persediaan di AS. Harga minyak kedelai turun 0.3%.

Harga minyak kedelai di Dalian Commodity naik 0.5% sementara harga minyak sawit turun 0.7%.

Kurs ringgit turun terhadap dolar setelah naik 6 hari berturut-turut, turunnya ringgit membuat sawit menjadi menarik bagi pembeli di luar Malaysia.

Ekspor minyak sawit Malaysia dari 1 – 15 Oktober turun 16.1% dari bulan lalu, menjadi 704,463 MT menurut cargo surveyor SGS (Malaysia) pada hari Jumat

Ekspor minyak sawit Malaysia dari 1 – 10 Oktober turun 9.4% dari bulan lalu pada periode yang sama menurut cargo surveyor Societe Generale de Surveillance pada hari Selasa.

Turunnya ekspor membuat harga minyak sawit turun pada minggu ini dan seminggu ini harganya turun 0.8% dari kenaikan 3 minggu berturut-turut.

Analisa tehnikal untuk minyak sawit dengan support pertama di 4,800 ringgit kemudian ke 4,750 ringgit sedangkan resistant pertama di 5,040 ringgit dan berikur ke 5,100 ringgit

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here