Prediksi Waktu Tapering dan Tingginya Harga Minyak — Global Market Outlook, 18-22 October 2021 by Alfred Pakasi

626

(Vibiznews – Editor’s Note) – Pasar investasi global pada minggu lalu diwarnai dengan sejumlah isyu, di antaranya:

  • Investor terus memantau pelaksanaan risalah pertemuan FOMC dengan the Fed mungkin akan mulai melakukan tapering pada bulan ini.
  • Pergerakan yields obligasi Treasury AS terus dicermati, yang terkoreksi dari uptrend 7 minggunya.
  • Tingginya harga minyak mentah WTI berdampak kepada kekhawatiran pasar akan terjadinya stagflasi, ini terus dimonitor investor.

Untuk korban virus, berita resmi terakhirnya, sudah sekitar 240.5 juta orang terinfeksi di dunia dan 4.90 juta orang meninggal, dan menyebar ke 220 negara dan teritori.

Pasar saham dunia terpantau menguat, harga emas bangkit, dan US dollar dalam koreksi.

Minggu berikutnya, isyu antara perkembangan pandemi virus corona dan prospek pemulihan ekonomi dunia akan kembali mewarnai pergerakan pasar. Seperti apa dinamika pasar hari-hari ini? Berikut detail dari Vibiznews Global Market Review and Outlook 18-22 October 2021.

===

Pasar Forex

Minggu lalu di pasar forex, mata uang dollar secara mingguan terkoreksi setelah rally lima minggu di tengah pasar terus mencermati kapan kiranya the Fed akan mulai melakukan tapering, di mana indeks dolar AS secara mingguan berakhir agak flat dengan melemah ke 93.95. Sementara itu, pekan lalu euro terhadap dollar terpantau naik tipis ke 1.1595. Untuk minggu ini, nampaknya euro akan berada antara level resistance pada 1.1750 dan kemudian 1.1909, sementara support pada 1.1529 dan 1.1402.

Pound sterling minggu lalu terlihat menguat ke level 1.3744 terhadap dollar. Untuk minggu ini pasar berkisar antara level resistance pada 1.3892 dan kemudian 1.3982, sedangkan support pada 1.3531 dan 1.3451. Untuk USDJPY minggu lalu berakhir naik ke level 114.20. Pasar di minggu ini akan berada di antara resistance level pada 114.47 dan 114.55, serta support pada 111.51 serta level 110.82. Sementara itu, Aussie dollar terpantau menguat ke level 0.7416. Range minggu ini akan berada di antara resistance level di 0.7478 dan 0.7601, sementara support level di 0.7222 dan 0.7106.

Pasar Saham

Untuk pasar saham kawasan, pada minggu lalu di regional Asia secara umum menguat terpicu sentimen risk-on yang menanjak dan mengangkat bursa global. Indeks Nikkei secara mingguan terpantau berakhir menguat ke level 29,068. Rentang pasar saat ini antara level resistance di level 29,679 dan 30,414, sementara support pada level 27,893 dan 27,293. Sementara itu, Indeks Hang Seng di Hong Kong minggu lalu berakhir menguat ke level 25,331. Minggu ini akan berada antara level resistance di 26,560 dan 26,878, sementara support di 23,681 dan 23,235.

Bursa saham Wall Street minggu lalu berakhir kompak menguat oleh rilis data laporan keuangan kuartal ketiga sejumlah emiten besar yang melampaui ekspektasi. Dow Jones secara mingguan menguat ke level 35,294.77, dengan rentang pasar berikutnya antara resistance level pada 35,510 dan 35,631, sementara support di level 34,556 dan 33,981. Index S&P 500 minggu lalu menguat ke level 4,474.3, dengan berikutnya range pasar antara resistance di level 4,530 dan 4,551, sementara support pada level 4,271 dan 4,232.

Pasar Emas

Untuk pasar emas, minggu lalu terpantau bangkit menguat di antara pelemahan dollar dan yields US Treasury, sehingga harga emas spot secara mingguan menguat ke level $1,767.48 per troy ons. Untuk sepekan ke depan emas akan berada dengan rentang harga pasar antara resistant di $1808 dan berikut $1834, serta support pada $1721 dan $1677.

 

Apa yang terjadi di pasar global nyatanya memiliki kaitan erat dengan pasar domestik. Volatilitas pasar investasi global jelas berpengaruh di sini. Investor lokal dituntut memiliki juga pengetahuan akan situasi pasar dunia secara intense dari waktu ke waktu. Hal ini, untuk sebagian investor awam, tidak mudah dipahami. Memang pasar internasional bukan perkara mudah untuk dimengerti. Diperlukan pengenalan pasar yang secara konsisten harus dimonitor terus. Di sinilah kelebihan dari vibiznews.com sebagai media investasi online lokal dengan coverage global secara intense. Anda cukup tinggal mengikuti ulasan berita, analisis dan rekomendasi instan kami. Jadi mudah bukan? Terima kasih bagi Anda yang telah setia bersama kami, partner sukses investasi Anda, pembaca setia Vibiznews!

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here