Bursa Wall Street Mengakhiri Minggu Dengan Naik Tinggi

343

(Vibiznews – Index) – Bursa saham Wallstreet pada akhir minggu kembali naik dengan S&P500 naik ke tertinggi 4 minggu, Dow Jones Industrials naik ke tertinggi 5 minggu dan Nasdaq100 ke tertinggi 2 ½ minggu. Saham-saham mengalami kenaikan karena laporan hasil pendapatan perusahaan di Q3 di hari Jumat. Optimisme outlook ekonomi setelah AS melaporkan penjualan retail pada bulan September mengalami kenaikan. Kenaikan dari saham airline, hotel dan cruise karena pemerintah AS melaporkan akan membuka kembali airport bagi wisatawan asing yang sudah divaksin mulai 8 Nopember.

Indeks S&P500 ditutup naik +0.75%, Indeks Dow Jones Industrial ditutup turun -1.09%, Indeks Nasdaq 100 naik +0.63%.

Laporan penjualan retail AS di bulan September naik +0.7% dari bulan lalu, menguat diatas perkiraan -0.2% dari bulan lalu.

Penggerak pasar pada akhir minggu :

Saham-saham tehnologi menguat pada hari Jumat Amazon.com (AMZN) naik +3% sehingga memimpin kenaikan di Nasdaq100. Tesla (TSLA) juga naik +3%.

Kenaikan dari saham airline, hotel dan cruise karena pemerintah AS melaporkan akan membuka kembali airport bagi wisatawan asing yang sudah divaksin mulai 8 Nopember

Marriot International (MAR) ditutup naik +3%. JB Hunt Transport Services (JBHT) naik +8% memimpin di S&P500 setelah melaporkan pendapatan operasional di Q3 sebesar $3.14 milyar, lebih besar dari konsensus $3.04 milyar.

Wells Fargo (WFC) ditutup naik +6% memimpin di saham perbankan, setelah Wells Fargo mengumumkan pendapatan di Q3 sebesar $18.83 milyar diatas konsesus $18.40 milyar. Goldman Sachs (GS) naik lebih dari +3% setelah melaporkan pendapatan dari Investment Banking sebesar $3.55 milyar diatas konsesus $2.85 milyar. Bank of America (BAC) daj Citigroup (C) juga naik lebih dari +2%.

T – notes Desember pada hari Jumat turun -17 ticks dan imbal hasil T-note 10 tahun naik +6.3 bp menjadi 1.574%. Kenaikan di S&P500 ken tertinggi 3 minggu pada hari Jumat menurunkan harga T-notes bersamaan dengan kenaikan dari penjualan retail AS di bulan September. Kenaikan dari harga minyak mentah dan harga bensin ke harga tertinggi 7 tahun juga menurunkan harga T-notes. Kenaikan inflasi diatas perkiraan dan membuat penurunan T-notes berhenti setelah 10 tahun tingkat inflasi breakeven naik ke tertinggi 5 bulan di 2.572%.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Wall Street akan mencermati perkembangan dari kebijakan the Fed selanjutnya.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here