Harga Jagung di Akhir Minggu Turun, Panen Jagung Sedang Berlangsung

313

Vibiznews – Commodity) – Harga jagung pada penutupan pasar hari Jumat ditutup turun, harga jagung turun 3% pada seminggu ini , penurunan pada minggu yang kedua, karena sedang musim panen sehingga perkiraan hasil panen naik.

Harga jagung Desember di CBOT naik 9 sen (1.74%) menjadi $5.2575 per bushel.

Laporan ekspor mingguan USDA sebesar 1.04 MMT jagung yang dipesan sampai

7 Oktober. Dengan Mexico negara pembeli terbesar 790,200 MT dengan 479,256 MT sudah diumumkan harian. Pengiriman sebesar 918k MT turun 6% dari minggu lalu namun masih jumlah yang terbesar kedua. Akumulasi ekspor menjadi 3.415 MMT sampai 7 Oktober menurut data mingguan.

Laporan EIA produksi etanol rata-rata 1.032 juta barel per hari sampai 10 Agustus naik dari 978k bpd selama minggu sebelumnya. Ini adalah minggu yang pertama kalinya dimana produksi rata-rata mencapai 1 juta. Produksi etanol menggunakan 102.90 juta bushel pada minggu lalu dari 97.5 juta bushel dan 97.9 juta bushel pada tahun lalu dengan periode yang sama. Perkiraan pasar bahwa penggunaan jagung untuk etanol sebesar 516 juta bushel turun 14 juta dari tahun lalu.

The Buenos Aires Grains Exchang melaporkan bahwa sudah ditanami 23.2% jagung di Argentina. FranceAgriMer mengatakan bahwa 15% jagung telah dipanen sampai 11 Oktober, sudah 62% yang dipanen.

FranceAgriMer melaporkan menurunkan area penanaman jagung di 2022/23 karena mahalnya harga pupuk. Harga pupuk terus naik sejak Agustus

Analisa tehnikal untuk jagung dengan support pertama di $5.07 kemudian lanjut ke $4.98 sedangkan resistant pertama di $5.30 dan berikut ke $5.40

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here