Rekomendasi Mingguan GBP/USD 18 – 22 Oktober 2021: Berpeluang Turun?

807
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Forex) Setelah sempat turun dari ketinggian di 1.3750 ke kerendahan di 1.3450, GBP/USD memulai minggu lalu di 1.3617 dan mengakhirinya di atas 1.3700, di 1.3743 karena BoE yang cenderung hawkish, berita baik yang membuat optimis mengenai Brexit dan melemahnya USD.

Pada awal minggu lalu pasar dibuat bingung oleh data inflasi AS yang menunjukkan Consumer Price Index (CPI) mengatasi yang diperkirakan dengan kenaikan tahunan di 5.4%, namun CPI inti tetap stabil di 4% pada bulan September. Level umum yang tinggi semula mendorong naik dollar AS, namun jatuhnya yields treasuries AS sesudahnya membuat dollar AS turun lagi.

Para pejabat the Fed memberikan pesan bervariasi mengenai inflasi. Sementara Richard Clarida berkata itu akan turun, Raphael Bostic berpikir inflasi akan tetap bertahan.

Risalah pertemuan FOMC membantu memberikan gambaran yang jelas. The Fed memberikan jadwal waktu dari permulaan proses “tapering” yang dimulai pada pertengahan bulan November dan akan berakhir dalam 8 bulan. Bank sentral ini secara eksplisit mengatakan berniat mengurangi pembelian sebanyak $15 miliar per bulan dari yang diperkirakan sebesar $20 miliar.

Kecepatan yang relatif  moderat ini membebani dollar AS dan memberikan sebagian kejelasan.

Penjualan ritel AS mengatasi daripada yang diperkirakan dengan kenaikan 0.7% di bulan September – jauh di atas 0.2% yang diproyeksikan dan di atas dari revisi naik. Angka inti juga melebihi daripada yang diperkirakan. Namun kabar baik dari konsumen AS ini hanya berhasil menahan sementara kenaikan poundsterling.

Sementara data ekonomi Inggris pada minggu lalu umumnya positip bagi kenaikan Poundsterling. Tingkat pengangguran Inggris pada bulan Agustus turun ke 4.5%, sementara pertumbuhan upah mengejutkan dengan lompatan ke 7.2% per tahun ketika bonus dikeluarkan. Sementara itu output manufaktur naik 0.5% dibandingkan dengan proyeksi dimana tidak ada perubahan hasilnya. GDP bulanan untuk bulan Agustus meleset dari yang diperkirakan di 0.4%.

Meskipun demikian, BoE terus maju ke arah menaikkan tingkat suku bunga dan bisa jadi akan dilakukan pada pertemuan bulan November. Gubernur BoE Andrew Bailey memberikan petunjuk bahwa naiknya inflasi akan menaikkan biaya pinjaman.

Minggu ini, di Inggris Brexit akan menjadi perhatian pasar. Apakah negosiasi yang diam-diam akan menggantikan pembicaraan yang terang-terangan? Jika benar maka Sterling akan bersinar. Sebaliknya, perseteruan terang-terangan akan menekan Poundsterling.

Berkebalikan dengan apa yang terjadi di benua Eropa, infeksi Covid – 19 di Inggris tidak mau turun, meskipun dampak dari penyakit menular ini mulai berkurang. Apabila terus tidak berkurang, hal ini akan membebani poundsterling.

Setelah inflasi AS menggoyang pasar, Inggris sekarang gilirannya dan ini adalah kritikal bagi keputusan BoE di masa-masa yang akan datang. Inflasi umum muncul di 3.2% per tahun di bulan Agustus, di atas target bank sentral Inggris 1 – 3%.

Jika harga-harga tetap tinggi, maka ada ruang bagi kenaikan Sterling yang substansial, dengan kenaikan tingkat bunga di bulan November sudah mengintip. Apabila jatuh di bawah 3% maka ada kelegaan bagi BoE dan akan membuat poundsterling turun.

Markit akan merilis PMI pendahuluan untuk bulan Oktober. Jika PMI Jasa tetap berada di sekitar 55, poundsterling kemungkinan akan tetap dibeli orang.

Di AS, setelah isu batas hutang diperpanjang, Demokrat memiliki waktu untuk bergerak lagi dengan dua undang-undang belanja.

Tidak adanya berita berarti negosiasi terus berlanjut. Setiap kesepakatan akan bisa mendorong naik sentimen, sementara itu setiap tidak ada kesepakatan akan membebani sentimen pasar.

Investor juga akan melihat apakah klaim pengangguran tetap di bawah 300.000. PMI pendahuluan untuk bulan Oktober dari Markit juga menarik perhatian. Di bulan September, manufaktur mencapai 60 poin yang merefleksikan pertumbuhan yang kuat sementara jasa di sekitar 55, menunjukkan ekspansi yang solid dan moderat.

Secara keseluruhan ada ruang untuk turun.

“Support” terdekat menunggu di 1.3680 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3640 dan kemudian 1.3600.  “Resistance” terdekat menunggu di 1.3750 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3840 dan kemudian 1.3910.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here