Rekomendasi Mingguan Minyak 18 – 22 Oktober 2021: Memperpanjang Kenaikan ke $82.

298

(Vibiznews – Commodity) Setelah naik dari $73 ke $75, karena terjadinya krisis energi di dunia, harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex meneruskan kenaikannya ke $78.80 dan pada minggu lalu, memperpanjang kenaikannya ke $82 per barel.

Kenaikan harga minyak mentah ke $82 karena Organization of Petroleum Exporting Countries dan sekutunya (OPEC+) tidak mau menambah jumlah produksinya dan tetap berpegang kepada jumlah produksi sebanyak 400.000 barel per hari, meskipun ada usaha dari Gedung Putih untuk mengembangkannya. Keputusan dari OPEC+ untuk tetap bertahan di produksi sekarang adalah karena mereka percaya bahwa kurangnya supply minyak saat ini hanya bersifat sementara dan akan berlalu begitu pasar gas alam dan batubara stabil kembali.

Dari sisi permintaan, dengan mulai datangnya bulan – bulan musim dingin dan udara yang lebih dingin masuk, permintaan energi bertumbuh dan mendorong naik harga minyak WTI.

Selain itu melemahnya dollar AS menambah dorongan naik terhadap harga minyak WTI. Setelah data dipublikasikan oleh Biro Statistik Tenaga Kerja AS menyatakan bahwa Consumer Price Index (CPI) Inti AS di bulan September tetap tidak berubah di 4% secara basis tahunan, yields obligasi treasury AS mulai turun. Dengan turunnya yield obligasi AS, dollar AS mengalami aksi jual secara luas. Indeks dollar AS membukukan penurunan terbesar lebih dari 0.5% dalam satu hari lebih dari 5 bulan.

“Support” terdekat menunggu di $80.13 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $79.31 dan kemudian $78.79. “Resistance” yang terdekat menunggu di $82.31 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $82.80 dan kemudian $83.34.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here