IHSG Selasa Siang Menguat ke Level 6.663; Searah Regional, Menuju Rekor Tertingginya

315
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa siang ini (26/10) terpantau menguat 38,037 poin (0,57%) ke level 6.663,734 setelah dibuka naik ke level 6.651,050. IHSG stabil di zona hijau mendekati ke level rekornya, sementara bursa kawasan Asia umumnya menguat dipimpin Nikkei setelah Dow Jones dan S&P 500 ditutup dalam rekor baru kembali.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau melemah 0,10% atau 14 poin ke level Rp 14.171, dengan dollar AS di pasar uang Asia menanjak setelah menguat di sesi global sebelumnya; rebound dari posisi sebulan terendahnya di tengah minggu pengumuman beberapa bank sentral yang dicermati pasar untuk arah pasar berikutnya. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.157.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 25,353 poin (0,38%) ke level 6.651,050. Sedangkan indeks LQ45 naik 3,873 poin (0,40%) ke level 965,194. Siang ini IHSG menguat 38,037 poin (0,57%) ke level 6.663,734. Sementara LQ45 terlihat naik 0,49% atau 4,692 poin ke level 966,013.

Siang ini sembilan dari sebelas sektor tampak mengalami penguatan. Sektor yang mencatat kenaikan tertinggi adalah sektor kesehatan yang menanjak 1,92%, diikuti sektor energi yang naik 1,43%.

Tercatat sebanyak 264 saham naik, 222 saham turun dan 165 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 872.765 kali transaksi sebanyak 13,484 miliar lembar saham senilai Rp 7,025 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat variative bias menguat, di antaranya Indeks Nikkei yang menanjak 1,87%, dan Hang Seng yang turun 0,39%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain BRI Agro (AGRO) 6,50%, Transcoal (TCPI) 3,99%, Itama (IRRA) 3,69%, dan Bank Jago (ARTO) 2,85%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak di zona hijau mendekati level rekor tertingginya, sementara bursa kawasan Asia bias menguat dipimpin Nikkei setelah Dow Jones dan S&P 500 ditutup dalam rekor baru. Berikutnya IHSG kemungkinan akan mencapai posisi rekor tertinggi lalu diintip profit taking, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.693 dan 6.796. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.451, dan bila tembus ke level 6.202.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here