Harga Kopi Robusta Naik Ke Harga Tertinggi 10 Tahun

283

(Vibiznews – Commodity) – Harga kopi pada penutupan pasar hari Selasa naik tajam dengan harga kopi Arabika naik ke harga tertinggi 1 minggu dan harga kopi robusta naik ke harga tertinggi 10 tahun.

Harga kopi Arabika Desember di ICE New York naik $5.55 (2.74%) menjadi $208.10 dan harga kopi Robusta di ICE London naik 5.35%.

Kekhawatiran akan persediaan kopi global mendorong pembelian di pasar kopi berjangka. Harga kopi Robusta naik karena ekspor kopi Vietnam berkurang akibat kekurangan container untuk mengexport.

Persediaan kopi AS sedikit membuat harga kopi naik. The Green Coffee Association pada 15 Oktober mengatakan bahwa persediaan kopi hijau September di AS turun ke 6,022.993 juta kantong, turun 1.8% dari bulan lalu dan turun 5.9% dari tahun lalu.

Pada 13 Oktober Cecafe. Ekspor kopi hijau September turun 29.6% dari tahun lalu menjadi 2.75 juta kantong. Cecafe mengatakan ekspor mengalami kesulitan mencari tempat di container untuk mengirim sementara pesanan dibatalkan karena harga tinggi.

Faktor yang meningkatkan harga kopi adalah pola cuaca La Nina yang melanda daerah ekuator di Samudra Pasific. The US Climate Prediction Center pada hari Kamis mengatakan bahwa cuaca La Nina membuat situasi emergensy di daerah ekuator di Samudra Pasific dan akan berakhir sampai Februari, akan membuat terjadinya kekeringan di Amerika Selatan.

The International Coffee Organization (ICO) pada 7 Oktober mengurangi perkiraan kopi global di 2021/22 sebesar 2.39 juta kantong dari 2.63 juta kantong dan menaikkan konsumsi kopi global 167.26 juta kantong dari 167.01 juta kantong

Harga kopi naik pada Jumat lalu ke harga tertinggi 2 bulan karena tanda-tanda bahwa persediaan Brazil berkurang setelah pada 21 September Conab mengurangi perkiraan hasil panen kopi Arabika Brazil 2021 sebesar 8% sehingga jumlahnya menjadi terendah 12 tahun menjadi 30.7 juta kantong dari perkiraan Mei sebesar 33.4 juta kantong turun 37% dari 48.8 juta kantong di 2020.

Harga kopi Robusta naik ke harga tertinggi 4 tahun pada 20 September 2021 karena persediaan dari Vietnam, negara produsen kopi Robusta terbesar di dunia. Container untuk pengiriman kopi langka sehingga sehingga mengurangi ekspor kopi pada masa yang akan datang sehingga harga kopi naik. Kenaikan penderita covid di Vietnam membuat Perdana Menteri Vietnam melakukan pengetatan dan penjagaan tentara di jalan di kota Ho Chi Minh City dan beberapa propinsi lain juga membuat rakyat Vietnam tidak dapat meninggalkan rumah. Ekspor kopi Vietnam turun setelah Vietnam ‘s General Department of Customs melaporkan bahwa ekspor kopi Vietnam di bulan September turun 10.2% dari bulan lalu menjadi 100,340 MT dan ekspor kumulatif Vietnam dari Januari – September turun 5.4% dari tahun lalu menjadi 1.18 MMT.

Untuk kopi Robusta Brazil Conab memperkirakan produksinya meningkat 4.5 % mencapai rekor 16.1 juta kantong dari perkiraan sebelumnya 15.4 juta kantong.

Harga kopi Arabika turun ke 2 minggu terendah pada hari Senin karena pengaruh hujan turun di Minas Gerais, Somar Meteorologia pada hari Senin melapokan bahwa di Minas Gerais, daerah perkebunan kopi 30% dari seluruh perkebunan kopi di Brazil menerima curah hujan 50.7 mm atau 172% dari rata-rata pada minggu lalu.

Waktu yang penting saat pohon kopi sedang berbunga dimulai pada bulan ini dengan kekurangan hujan yang terjadi akan menyebabkan pohon kopi yang berbunga berkurang sehingga mengurangi hasil kopi. Tingkat kelembaban sudah mencapai tingkat kritis karena air tanah di Minas Gerais antara 0 – 30% dimana pertumbuhan tanaman memerlukan kelembaban 60%.

Pada 30 September ICO melaporkan bahwa ekspor kopi global di bulan Agustus turun 0.1% dari tahun lalu menjadi 10.12 juta kantong sekalipun ekspor kopi global Oktober – Agustus naik 1.9% dari tahun lalu menjadi 118.96 juta kantong

Persediaan kopi Arabika 28 Juli naik ke jumlah tertinggi 1 3/4 tahun menjadi 2.190 juta kantong dari jumlah terendah 21 tahun di 5 Oktober di 1.096 juta kantong. Persediaan kopi Robusta pada 20 Mei naik ke jumlah tertinggi 4 tahun sebesar 16,017 lot naik dari jumlah terendah 1 tahun 11,760 lot hari Selasa . Persediaan kopi Arabika dalam pengawasan di ICE pada hari Selasa 1.909 juta kantong

Analisa tehnikal untuk kopi Arabika dengan support pertama di $197 dan berikut ke $190 sedangkan resistant pertama di $209 dan berikut ke $ 215

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here