IHSG Senin Siang Melemah 0,4% ke Level 6.692; Koreksi Setelah Mencapai Rekor Intraday Baru

307
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin siang ini (22/11) terpantau melemah 27,989 poin (0,42%) ke level 6.692,274 setelah dibuka naik ke level 6.731,663. IHSG terkoreksi aksi ambil untung setelah mencapai level rekor intraday yang barunya di 6.754, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed di antara China yang mempertahankan suku bunga kredit acuannya.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau melemah 0,14% atau 20 poin ke level Rp 14.257, dengan dollar AS di pasar uang Asia naik setelah terkoreksi 2 hari di sesi global sebelumnya; bertengger di 16 bulan tertingginya sebagai safe haven di tengah menanjaknya kasus Covid di Eropa. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.237.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 11,400 poin (0,17%) ke level 6.731,663. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,355 poin (0,24%) ke level 965,999. Siang ini IHSG melemah 27,989 poin (0,42%) ke level 6.692,274. Sementara LQ45 terlihat turun 0,64% atau 6,157 poin ke level 957,487.

Siang ini sepuluh dari sebelas sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah sektor teknologi yang merosot 0,93%, diikuti sektor infrastruktur yang turun 0,86%.

Tercatat sebanyak 213 saham naik, 303 saham turun dan 146 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 892.713 kali transaksi sebanyak 16,993 miliar lembar saham senilai Rp 7,661 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat mixed, di antaranya Nikkei yang menanjak 0,14%, dan Hang Seng yang turun 0,35%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Bukalapak (BUKA) -4,90%, Indika (INDY) -4,37%, Telkom (TLKM) -2,82%, dan BRI Agro (AGRO) -2,79%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak terkoreksi setelah mencapai rekor intraday yang barunya, sementara bursa kawasan Asia siang ini mixed di antara China yang mempertahankan suku bunga kredit acuannya. Berikutnya IHSG kemungkinan akan mengurangi loss-nya lalu bertahan, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.754 dan 6.815. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.592, dan bila tembus ke level 6.480.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here