Harga Minyak Sawit Naik, Karena Naiknya Ekspor

241

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak sawit kembali naik untuk hari ke dua karena ekspor meningkat dari bulan lalu, melemahnya ringgit dan mengikuti kenaikan dari harga minyak kedelai di Bursa Dalian namun harga minyak mentah membuat kenaikan harga minyak sawit terhenti.

Harga minyak sawit Februari di Bursa Malaysia Derivatives naik 7 ringgit atau 0.6% menjadi 4,923 ringgit ($1,164.38)

Harga minyak kedelai di Dalian naik 1.6% dan harga minyak sawit naik 1.8% sedangkan bursa Chicago Board of Trade ditutup pada hari Kamis.

Kurs ringgit melemah 0.5% terhadap dolar sehingga harga minyak sawit Malaysia lebih murah bagi pembeli di luar Malaysia.

Ekspor minyak sawit Malaysia naik 10.9% dari bulan lalu, menurut cargo surveyor Intertek Testing Services.

Harga minyak sawit naik sedikit pada hari Kamis karena kenaikannya dibatasi oleh turunnya harga minyak mentah yang membuat permintaan akan biodiesel kurang sehingga permintaan minyak sawit untuk biodiesel berkurang.

Harga minyak sawit pada awal minggu ini diawali dengan harga yang turun karena perkiraan produksi meningkat, namun pengaruh dari luar yaitu dari minyak nabati saingan membuat harganya tetap naik sejak hari Rabu, persediaan yang kurang dari kedelai  dan juga cuaca di akhir tahun, sangat mempengaruhi kenaikan harga minyak sawit, sementara di musim dingin kebutuhan akan bahan bakar meningkat, ini semua mempengaruhi kenaikan dari harga minyak sawit.

Analisa tehnikal untuk minyak sawit dengan support pertama di 4,790 ringgit dan berikut ke 4,700 ringgit sementara resistant pertama di 5,070 ringgit dan berikut ke 5,110 ringgit.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here