Harga Biji-bijian Semua Turun Pada Penutupan Pasar Hari Selasa

186

(Vibiznews – Commodity) – Pergerakan Pasar Di Bursa Chicago Grain Exchange pada hari Selasa 30 Nopember, harga biji-bijian semua turun karena kekhawatiran penyebaran dari virus covid varian baru omicron dapat menyebabkan permintaan komoditas menurun, harga jagung turun, mengikuti turunnya harga minyak mentah , harga kedelai turun, dan harga gandum juga turun panen gandum di Australia dan Argentina.

Review Harga pada Penutupan Pasar pada hari Senin untuk Biji-bijian:

Jagung

Harga jagung Maret di CBOT turun 14.75 sen (2.53%) menjadi $5.6750 per bushel.

Harga jagung pada penutupan pasar hari Selasa turun setelah harga minyak mentah turun ke terendah 3 ¼ bulan, membuat permintaan etanol berkurang dan jagung yang digiling juga berkurang. L aporan pengiriman sebesar 766,063 MT Jagung dikirim sampai 25 Nopember dan USDA merubah laporan sebelumnya menambahkan 207,160 MT sehingga total akumulasi sebesar 8.581 MMT sampai 25 Nopember.

Kedelai

Harga kedelai Januari  di CBOT turun 24.25 sen (1.95%) menjadi $12.1725 per bushel, harga soymeal turun 90 sen (0.26%) menjadi $341.80 per ton, harga minyak kedelai turun $3.07 (5.27%) menjadi $55.21.

Harga kedelai pada penutupan pasar hari Selasa turun, sementara menantikan laporan penggilingan kedelai menurut perkirakan kedelai yang digiling sebesar 195.6 mbu, persediaan minyak kedelai diperkirakan rata-rata sebesar 2.34 milyar lbs.

Gandum

Harga gandum Maret di CBOT turun 35 sen (4.26%) menjadi $7.8725 per bushel.

Harga gandum pada penutupan pasar hari Selasa turun tajam, kekhawatiran akan meluasnya penyebaran virus covid varian Omicron menyebabkan harga komoditas turun karena permintaan berkurang, dan Hasil panen gandum dari Australia dan Argentina meningkat.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here