Koreksi Pasar: Ketidakpastian Varian Omicron, Capital Outflow — Domestic Market Outlook, 6-10 December 2021 by Alfred Pakasi

566

(Vibiznews – Editor’s Note) – Pasar investasi domestik pada minggu lalu diwarnai dengan sejumlah isyu, di antaranya:

  • Ketidakpastian pasar dengan munculnya virus varian Omicron memberi tekanan sentimen negatif pasar keuangan.
  • Capital outflow dari investor asing berlanjut dengan nilai Rp12,5 triliun minggu lalu.
  • Inflasi IHK November mengalami peningkatan, tetap rendah dan terkendali.

Untuk korban virus di Indonesia, berita resmi terakhirnya, sudah sekitar 4.257 ribu orang terinfeksi, 4.105 ribu sembuh dengan tingkat kesembuhan tinggi 96,52%, dan 143,8 ribu lebih orang meninggal.

Minggu berikutnya, isyu antara perkembangan pandemi virus corona, prospek pemulihan ekonomi dalam dan luar negeri akan kembali mewarnai pergerakan pasar. Seperti apa dinamika pasar hari-hari ini? Berikut detail dari Vibiznews Domestic Market Review and Outlook 6-10 December 2021.

===

Minggu lalu IHSG di pasar modal Indonesia terpantau melemah agak terbatas di minggu keduanya terseret sentimen negatif global dan regional oleh ketidakpastian akibat virus varian Omicron yang dikhawatirkan memicu lockdown kembali. Sementara itu, bursa kawasan Asia umumnya melemah. Secara mingguan IHSG ditutup melemah 0,35%, atau 23,047 poin, ke level 6.538,506. Untuk minggu berikutnya (6-10 December 2021), IHSG kemungkinan masih dalam tekanan sentimen negatif sembari mencermati perkembangan bursa kawasan. Secara mingguan, IHSG berada antara resistance di level 6.723 dan 6.754. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.480, dan bila tembus ke level 6.436.

Mata uang rupiah terhadap dollar AS pekan lalu kembali tertekan di minggu keduanya oleh berita the Fed dapat mempercepat proses tapering di AS serta prediksi kenaikan suku bunganya segera di tahun depan, sehingga rupiah secara mingguannya berakhir melemah 0,68% ke level Rp 14.397, di level 3,5 bulan terendahnya. Sementara, dollar global terpantau bertahan stabil di range atasnya. Kurs USD/IDR pada minggu mendatang diperkirakan akan reversal turun, atau kemungkinan rupiah sempat rebound karena sudah melampaui area oversold, dalam range antara resistance di level Rp14.447 dan Rp14.485, sementara support di level Rp14.255 dan Rp14.187.

Harga obligasi rupiah Pemerintah Indonesia jangka panjang 10 tahun terpantau turun secara mingguannya, terlihat dari pergerakan naik yields obligasi dan berakhir ke 6,393% pada akhir pekan. Ini terjadi di tengah aksi jual investor asing di SBN. Sementara yields US Treasury lanjut menurun di minggu ketiganya.

===

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Harga Konsumen (IHK) pada November 2021 mengalami inflasi 0,37% (mtm), meningkat dari inflasi bulan sebelumnya yang tercatat 0,12% (mtm). Perkembangan ini dipengaruhi oleh peningkatan inflasi di semua kelompok yaitu inti, volatile food, dan administered prices. Secara tahunan, inflasi IHK November tercatat 1,75% (yoy)

Berdasarkan data transaksi 29 November – 2 Desember, nonresiden di pasar keuangan domestik jual neto Rp12,50 triliun terdiri dari jual neto di pasar SBN sebesar Rp9,82 triliun dan jual neto di pasar saham sebesar Rp2,68 triliun.

Perbaikan sejumlah indikator ekonomi menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia sedang bergerak ke arah pemulihannya di tahun 2021 ini.

===

 

Faktor situasi ekonomi dunia, seperti di Amerika, Eropa, juga China sering sekali memengaruhi pergerakan pasar investasi pada banyak pilihan instrumen investasi. Pasar tergoyang oleh kekhawatiran pandemi yang memanjang, pemulihan ekonomi global yang terhambat, misalnya, atau tertekan oleh isyu pengetatan moneter saat ekonomi masih dalam krisis. Pasar nampaknya masih akan fluktuatif pada periode sekarang ini. Dalam kondisi seperti ini, sekarang dan ke depannya, “trading skill” menjadi suatu kebutuhan yang mutlak dimiliki para investor. Kalau Anda perlu bantuan, vibiznews.com lebih dari senang untuk membantu strategi investasi untuk profit Anda. Mari kita jalani fakta pasar ini bersama, dan secara bersama pula memenangkannya. Bagi Anda yang sudah mengalaminya, disampaikan terima kasih dari kami, partner sukses investasi Anda, pembaca setia Vibiznews!

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here