Rupiah Selasa Berakhir Bangkit Kuat ke Rp14.380/USD; Dipicu Omicron Ternyata Tidak Berbahaya

389
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Selasa sore ini (7/12), nilai tukar rupiah terhadap dollar berakhir rebound meninggalkan 14 minggu terendahnya, menambah gain sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa turun setelah menguat 4 hari di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS petang ini menguat 0,42% atau 61 poin ke level Rp 14.380 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.441.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 14.417 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp14.437, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 14.380. Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa turun setelah menguat 4 hari; terkoreksi dari rally yang didorong berita varian Omicron tidak terlalu berbahaya sehingga melemahkan kelompok aset safe haven.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, petang hari WIB ini turun ke level 96,22, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 96,29.

Sementara itu, IHSG Selasa di akhir sesi menguat cukup signifikan 55,453 poin (0,85%) ke level 6.602,569, sedangkan bursa saham kawasan Eropa umumnya menguat mengikuti rally Wall Street oleh berita bahwa virus varian Omicron tidak berbahaya seperti yang dikhawatirkan.

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Eropa menurun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp14.255 – Rp14.449.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here