Rupiah Rabu Siang Menguat ke Rp14.347/USD; Dollar di Asia Menurun, Omicron Tidak Berbahaya

179
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Rabu siang ini (7/12), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau menguat menjauhi 14 minggu terendahnya, mengurangi sedikit gain sesi paginya, sementara dollar AS di pasar Asia menurun setelah melandai di sesi global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar AS siang ini menguat 0,23% atau 33 poin ke level Rp 14.347 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.380.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 14.350 kemudian bergerak perkasa ke Rp14.335, dan terakhir siang ini WIB terpantau di posisi Rp 14.347. Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia menurun setelah melandai di sesi global sebelumnya; di tengah naiknya lagi permintaan risk assets oleh keyakinan investor bahwa varian Omicron tidaklah seberapa berbahaya walau mudah menular.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang hari WIB ini turun ke level 96,14, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 96,29.

Sementara itu, IHSG Rabu di akhir sesi pertama menguat 15,188 poin (0,23%) ke level 6.617,757, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya bias menguat dipimpin Nikkei setelah Wall Street lanjut menanjak oleh meredanya kekhawatiran investor atas dampak virus varian Omicron terhadap pemulihan ekonomi.

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Asia menurun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp14.255 – Rp14.447.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here