Forex Eropa USDJPY 27 Desember: Yen Melemah Kembali Meski Jepang Umumkan Rekor Anggaran 2022

266
Vibizmedia Photo

(Vibiznews-Forex) – Pair USDJPY perdagangan sesi Eropa hari Senin (27/12/2021) melaju kembali dengan cepat menembus  area resisten hariannya setelah terkoreksi akhir pekan lalu.  Yen Jepang melemah setelah pengumuman akhir pekan lalu tentang persetujuan anggaran rekor $940 miliar untuk tahun 2022 yang ditujukan untuk pemulihan ekonomi akibat  pandemi.

Penurunan yen juga terjadi meskipun ada pernyataan baru-baru ini dari Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda, yang memperingatkan bahwa yen yang lemah mungkin merugikan rumah tangga Jepang lebih dari di masa lalu. Haruhiko beralasan  oleh ketergantungan negara yang meningkat pada impor bahan baku yang lebih mahal yang mendorong biaya hidup naik.

Namun, dia sebelumnya berkomentar bahwa terlalu dini untuk mempertimbangkan normalisasi kebijakan moneter, memperkuat pandangan bahwa bank sentral Jepang akan tertinggal dari bank sentral lainnya dalam mengurangi stimulus moneter.

Selain itu, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengatakan pekan lalu bahwa dia berharap BOJ terus melakukan upaya untuk mencapai target inflasi 2%, menyatakan keinginan untuk mendukung kebijakan moneter dan fiskal.

Silahkan klik jika ingin join Telegram Vibiznews

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya beranjak naik setelah melemah perlahan 4 hari; berupaya bangkit dari bearish perlahannya di tengah investor yang kembali mengabaikan Omicron serta pasar yang sepi karena libur Natal.

Secara teknikal menurut analyst Vibiz Research Center pair USDJPY  akan menguat, dan kini pair berada di posisi 114.68 yang sedang mendaki  ke posisi  114.70 sebelum naik ke resisten lanjutan di 114.75 – 115.04. Namun jika terkoreksi kembali, pair akan turun kembali ke 114.46 sebelum kemudian meluncur ke supportnya di 114.20 -103.80.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here