Rekomendasi Mingguan GBP/USD 27 – 31 Desember 2021: Gagal Bertahan di Atas 1.34, Namun Siap Naik Lagi?

804
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Forex) Setelah sempat jatuh ke 1.3292 memulai minggu perdagangan yang baru pada minggu lalu, GBP/USD bangkit dan mengalami kenaikan lebih dari 100 pips ke 1.3412. GBP/USD diperdagangkan dalam rentang ketinggian harga yang baru di 1.3400 – 1.3437. Kenaikan GBP/USD disebabkan karena berita-berita yang positip di medan Brexit, berkurangnya kekuatiran akan restriksi sehubungan dengan varian coronavirus yang baru, Omicron dan bagusnya angka pertumbuhan Inggris yang dirilis pada hari Rabu minggu lalu.

Pasangan GBP/USD sempat naik ketinggian harian yang baru pada jam terakhir perdagangan hari Jumat minggu lalu, meskipun dengan cepat turun kembali beberapa pips sesudahnya dan terakhir diperdagangkan di bawah 1.34 di 1.3382.

Setelah berhasil naik dari kerendahan selama lebih dari sebulan dalam perdagangan semalam, pasangan matauang GBP/USD bergerak naik turun di antara keuntungan dan kerugian yang kecil selama awal perdagangan hari Jumat minggu lalu.

Sementara itu lingkungan risk-on yang mendominasi pasar terus menjadi badai yang menerjang dollar AS yang safe-haven, yang pada gilirannya menjadi faktor kunci bagi kenaikan pasangan GBP/USD.

Optimisme yang terbaru yang melanda pasar dibawa oleh laporan pada hari Selasa minggu lalu bahwa varian Omicron tidak mematikan seperti yang ditakutkan sebelumnya dan hal ini mendukung sentimen bullish di pasar keuangan. Selain itu, berbagai studi di Inggris  menunjukkan bahwa infeksi dari Omicron kurang menyebabkan orang yang terinfeksi harus masuk ke rumah sakit dan tidak mengalami kesakitan yang hebat. Semua ini mendorong naik keyakinan dari para investor dan menghapus kekuatiran mengenai kenaikan kasus Covid-19 yang baru yang berlangsung terus menerus di Inggris yang pada gilirannya mendukung kenaikan Poundsterling Inggris.

Minggu ini, likuiditas yang tipis pada akhir tahun akan membuat para trader tidak berani menaruh posisi yang agresif. Hal ini bersamaan dengan outlook dari the Fed yang hawkish akan bisa membantu membatasi penurunan dari dollar AS dan pada gilirannya menahan kenaikan dari pasangan matauang GBP/USD.

Kedua hal di atas membuat para investor dan trader menjadi berhati-hati sebelum memposisikan kenaikan lebih lanjut dari GBP/USD.

Selain itu perlu diingat bahwa “dot-plot” dari the Fed menunjukkan bahwa the Fed bisa menaikkan tingkat bunga paling tidak tiga kali pada tahun depan. Dan ekspektasi ini diteguhkan oleh US Personal Consumption Expenditures (PCE) Price Index AS yang meningkat ke 5.7% YoY pada bulan November. Hal ini menandakan kenaikan tahunan terbesar yang pernah terjadi di AS sejak tahun 1982 dan memvalidasi ekspektasi bagi kenaikan tingkat bunga yang akan dilakukan oleh the Fed.

Latar belakang fundamental kelihatannya cenderung mendukung kenaikan USD. Dari perspektif tehnikal, pergerakan kuat dalam perdagangan semalam yang melampaui ayunan ketinggian setelah keputusan BoE yang lalu, disekitar resistance 1.3375, bisa dipandang sebagai pemicu yang baru untuk para trader yang bullish. Dan karenanya setiap ada koreksi turun yang signifikan bisa dipandang sebagai kesempatan membeli.

Minggu ini praktis tidak ada data ekonomi yang penting yang dikeluarkan oleh karena banyaknya hari libur akhir tahun baik di Eropa maupun di AS. Beberapa data dari AS antara lain, pada hari Selasa CB Consumer Confidence, hari Rabu Pending Home Sales dan hari Kamis jobless claims dan PMI Chicago.

“Support” terdekat menunggu di 1.3363 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3306 dan kemudian 1.3268.  “Resistance” terdekat menunggu di 1.3400 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.3458 dan kemudian 1.3496.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting

Editor: Asido.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here