Harga Kedelai Naik ke Harga Tertinggi 4 Bulan, Cuaca Kering di Amerika Selatan

228

( Vibiznews – Commodity) Harga kedelai  pada penutupan pasar hari Senin naik ke harga tertinggi sejak 17 Agustus 2021 atau Tertinggi 4 bulan, akibat cuaca kering di Amerika Selatan, Brazil dan Argentina sehingga mengganggu tanaman kedelai, membuat hasil panen bisa berkurang.

Harga kedelai Maret di CBOT naik 30.75 sen (2.29%) menjadi $13.715 per bushel, harga soymeal Maret naik $7.8 (1.95%) menjadi $408.30 per ton dan harga minyak kedelai Maret $1.43 (2.58%) menjadi $56.85 .

Laporan pengiriman ekspor mingguan sebesar 1.577 MMT kedelai dikirim sampai 23 Desember dibawah minggu lalu 1.89 MMT, dan dibawah 2.27 MMT pada minggu yang sama tahun lalu. Negara tujuan terbesar Cina sebesar 750,312 MT. USDA menambahkan 211 MT kedelai dari laporan sebelumnya sehingga laporan pada tahun marketing ini sebesar 28.94 MMT, turun dibanding sesi sebelumnya 37.5 MMT.

Panen kedelai di Selatan Brazil diperkirakan turun karena cuaca kering mengganggu hasil panen demikian juga di Argentina cuaca kering juga mengganggu hasil panen.

Brazil akan siap kembali untuk melakukan ekspor kedelai pada akhir Februari diperkirakan hasil panen 150 juta ton, namun karena cuaca kering dan panas maka hasil panen bisa berkurang Brazil akan menghasilkan 142 –145 juta ton kedelai pada tahun 2021 ini karena turunnya produksi di Selatan Brazil

Sementara berita dari Cina mengatakan bahwa produksi jagung dan kedelai Cina diharapkan sudah stabil di 2022 sehingga dapat menjadi faktor turunnya harga kedelai .

Analisa tehnikal untuk kedelai support pertama di $13.17, dan berikut ke $13.04 sedangkan resistant pertama di $13.74, dan berikut ke $13.80

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here