Harga Kopi, Gula dan Kakao Mengalami Kenaikan Tahunan Pada Tahun 2021, Market Review Tahunan

865

(Vibiznews – Commodity) – Harga soft commodities pada tahun 2021 mengalami kenaikan dari awal tahun karena optimisme bahwa ekonomi global akan tangguh menghadapi lonjakan penyebaran virus covid varian Omicron, yang lebih ringan sehingga mengurangi bertambahnya negara yang lockdown dan membatasi perjalanan. Hal ini membuat permintaan kakao masih kuat.

Selama 2 tahun pandemi covid maka pergerakan harga dari Soft Commodities mengalami kenaikan, awal pandemi gelombang pertama di Juni 2020 harga soft commodities mengalami penurunan permintaan namun setelah lepas dari lockdown maka harganya mengalami kenaikan kembali pada bulan September 2020 sampai bulan Februari 2021 gelombang ke dua pandemi berlangsung lagi namun harga terus meningkat lagi sempat mau turun pada bulan Desember karena kekhawatiran penyebaran virus covid varian Omicron, namun semuanya dapat ditangani, sehingga harga soft commodities masih di harga tertingginya sampai akhir tahun.

Adapun penggerak pasar pada minggu ini adalah sebagai berikut :

KOPI
Harga kopi Arabika Maret di ICE New York turun 5 sen (0.02%) menjadi $228.85 dan harga kopi Robusta Maret di ICE London naik 0.38%.

Harga kopi pada penutupan pasar hari Kamis 30 Desember 2021 mixed, menjelang liburan Tahun Baru transaksi sedikit, dan profit taking di akhir tahun, kenaikan harga kopi 77% akibatnya harga kopi Arabika turun, sedangkan harga kopi Robusta masih naik karena ekspor Vietnam turun 2.7% dari tahun lalu.

Pergerakan Harga Kopi di tahun 2020 dan 2021:

Harga kopi Arabika mencapai harga tertinggi 10 tahun pada bulan Desember

Harga kopi Arabika Maret di ICE Maret naik $6.5 (+2.67%) menjadi $249.85

Harga kopi pada penutupan pasar hari Senin tanggal 6 Desember naik ke harga tertinggi 10 tahun dan naik tinggi karena kekhawatiran persediaan global. Harga kopi Arabika karena hujan tidak cukup sehingga membuat tanaman kopi terganggu dapat mengurangi hasil panen kopi. Menurut Somar Meteorologia pada hari Senin curah hujan sebesar 25.5 mm hanya 30% dari rata-rata minggu lalu.

Harga kopi Robusta mencapai harga tertinggi 10 tahun pada bulan Desember

Harga kopi Robusta Maret naik 0.9% menjadi $2,361 per ton pada hari Kamis 23 Desember 2021 setelah mencapai harga tertinggi di $2,281 harga tertinggi pada bulanan ke dua sejak Agustus 2011.

Faktor Penggerak Harga Kopi :

  • Produksi kopi dunia di 2020/21 ( Oktober – September) naik 0.4% dari tahun lalu menjadi 169.604 juta kantong menurut ICO.
  • Konsumsi kopi global di 2020/21 naik 1.9% dari tahun lalu menjadi 167. 26 juta kantong menurut ICO.
  • Pasar kopi global di 2020/21 akan menjadi surplus 2.39 juta kantong dari surplus 4.85 juta kantong di 2019/20 menurut ICO.
  • Laporan ICO total ekspor kopi global dari Oktober sampai September) 2020/21 naik 1.2% dari tahun lalu menjadi 128.931 juta kantong.
  • Ekspor kopi Brazil di 2021/22 diperkirakan akan turun 27% dari tahun lalu menjadi 33.2 juta kantong dari rekor 45.67 juta kantong di 2020/21 menurut FAS (Foreign Agriculture Service) USDA
  • Produksi kopi Arabika Brazil di 2021 diperkirakan akan turun menjadi sebesar 31.4 juta kantong turun 36% dari 48.8 juta kantong di 2020 menurut CONAB
  • Perkiraan hasil panen kopi 2021/22 di Colombia 13.8 juta kantong dari perkiraan sebelumnya 14.1 juta kantong menurut USDA Foreign Agricultural
  • Perkiraan produksi kopi Colombia di 2020/21 diturunkan menjadi sebesar 13.4 juta kantong dari 14.3 juta kantong karena gangguan rantai pasokan dan hasil berkurang karena cuaca buruk
  • Ekspor kopi Robusta Vietnam di 2021 turun 2.7% dari tahun lalu menjadi 1.52 MMT menurut Vietnam’s General Statistics Office .
  • Perkiraan Ekspor kopi Robusta Vietnam 2021/22 dikurangi menjadi 25.8 juta kantong dari 28.8 juta kantong karena kenaikan biaya pengiriman dan kekurangan container menurut FAS (Foreign Agriculture Service) USDA

Analisa tehnikal untuk kopi Arabika dengan support pertama di $225, berikut ke $221 sedangkan resistant pertama di $ 232 dan berikut ke $ 242.

GULA
Harga gula Maret di ICE New York turun 32 sen (1.68%) menjadi $18.78 dan harga gula Maret di ICE London turun 1.28%.

Harga gula pada penutupan pasar hari Kamis tanggal 30 Desember 2021  turun ke harga terendah 1 minggu karena profit taking di akhir tahun selama tahun 2021 kenaikan harga gula 21%, tapi penurunan ini masih dibatasi dengan kenaikan harga minyak mentah ke tertinggi 5 minggu.

Harga gula tertinggi pada bulan September 2021

Faktor Penggerak Pasar Gula:

  • Produksi gula dunia di 2021/22 ( Oktober/ September) akan naik 0.08% dari tahun lalu menjadi 170.47 MMT dari 170.335 MMT di 2020/21 menurut ISO.
  • Pasar gula dunia di 2021/22 akan defisit -2.55 MMT dari –2.02 MMT di 2020/21 menurut ISO
  • Produksi gula Brazil, negara produsen gula terbesar di dunia di tahun 2020/21 akan naik 32% dari tahun lalu 39.3 MMT dari 29.8 MMT di 2019/20 menurut CONAB.
  • Persentase tebu yang dijadikan gula naik 46.4% di 2020/21 dari 34.9% di 2019/20 karena turunnya permintaan etanol menurut CONAB.
  • Perkiraan produksi gula India dari 1 Oktober – 30 Nopember naik 9.7% dari than lalu menjadi 4.72 MMT menurut Indian Sugar Mills Association (ISMA)
  • Ekspor gula India di 2021/22 turun 15% dari tahun lalu menjadi 6 MMT dari 7.1 MMT di 2020/21 menurut Indian Sugar Mills Association (ISMA)
  • Produksi gula Thailand diperkirakan naik 44% dari tahun lalu menjadi 11 MMT menurut the Thailand Sugar Millers Corp.
  • Perkiraan ekspor gula Thailand di 2021/22 naik 67% dari tahun lalu menjadi 6.7 MMT menurut Czarnikow

Analisa tehnikal untuk gula dengan support pertama di $ 18.50 an berikut ke $ 18.40 sedangkan resistant pertama di $ 19. 40 dan berikut ke $ 20.00

KAKAO
Harga kakao Maret di ICE New York naik $44 (0.11%) menjadi $2,559 dan harga kakao Maret di ICE London naik 0.65%.

Harga kakao pada penutupan pasar hari Kamis tanggal 30 Desember 2021 naik ke tertinggi 1 ½ minggu karena turunnya persediaan di Ivory Coast setelah petani kakao di Ivory Coast mengirim kakao ke pelabuhan turun 8.4% dari tahun lalu pada periode yang sama.

 

Harga kakao sempat ke harga tertinggi di Nopember 2020 setelah itu sideways di tahun

2021 dari Januari sampai Juli 2021 kemudian mencapai harga tertinggi kembali di Agustus 2021.

Faktor penggerak pasar kakao :

  • Perkiraan produksi kakao dunia di 2020/21 (Oktober – September) akan naik 8.7% dari tahun lalu menjadi 5. 14 MMT menurut ICCO
  • Perkiraan produksi kakao yang digiling akan naik 4.1% dari tahun lalu menjadi 4.91 MMT menurut ICCO
  • Perkiraan pasar Kakao global di 2020/21 akan surplus 212,000 dari surplus 10,000 MT di 2019/20 menurut ICCO.
  • Pemerintah Ivory Coast melaporkan bahwa kumulatif kakao yang dikirim petani ke pelabuhan dari 1 Oktober sampai 26 Desember sebesar 1.026 MMT turun 8.4 % dari tahun lalu pada periode yang sama
  • The Ghana Cocoa Board pada hari Rabu 6 Oktober memperkirakan panen kakao Ghana di 2021/22 sebesar 950,000 MT turun 5.6% dari 1.06 MMT.

Analisa tehnikal untuk kakao dengan support pertama di $ 2,460 dan berikut ke $2, 420 sedangkan resistant pertama di $2,570 dan berikut ke $2600

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here