IHSG Rabu Siang Terkoreksi ke Level 6.662; dari Sekitar Posisi Rekor Digerus Profit Taking

243
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu siang ini (5/1) terpantau terkoreksi 33,339 poin (0,50%) ke level 6.662,034 setelah dibuka naik ke level 6.712,876. IHSG sempat melaju ke zona hijau dan area overbought-nya lalu digerus profit taking, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed di antara terkoreksinya sektor teknologi serta Dow Jones yang berakhir dengan mencetak rekor.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini terpantau melemah 0,41% atau 59 poin ke level Rp 14.361, dengan dollar AS di pasar uang Asia bertahan setelah menguat 2 hari di sesi global sebelumnya; menanjak oleh naiknya yields US Treasury dan berada di 5 tahun tertingginya vs yen di tengah investor yang semakin mengabaikan omicron. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.302, di sekitar level 2 minggu terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 17,503 poin (0,26%) ke level 6.712,876. Sedangkan indeks LQ45 naik 0,783 poin (0,08%) ke level 948,667. Siang ini IHSG melemah 33,339 poin (0,50%) ke level 6.662,034. Sementara LQ45 terlihat turun 1,01% atau 9,564 poin ke level 938,320.

Siang ini sembilan dari sebelas sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah sektor technology yang merosot 2,03%, diikuti sektor cyclical yang turun 1,58%.

Tercatat sebanyak 150 saham naik, 358 saham turun dan 163 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk ramai dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 836.526 kali transaksi sebanyak 15,245 miliar lembar saham senilai Rp 18,279 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat mixed bias melemah, di antaranya Nikkei yang menanjak 0,06%, dan Hang Seng yang turun 0,85%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Bank MNC (BABP) -5,35%, BanK Raya (AGRO) -4,56%, Bank Neo Commerce (BBYB) -4,38%, dan MNC Studios (MSIN) -3,23%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak fluktuatif dari zona hijau dan overbought-nya lalu dikoreksi profit taking, sementara bursa Asia umumnya mixed di antara terkoreksinya sektor teknologi serta Dow Jones yang mencetak rekor. Berikutnya IHSG kemungkinan akan masih diincar profit taking karena di area overbought dan di sekitar level rekornya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.738 dan 6.754. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.529, dan bila tembus ke level 6.480.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here