IHSG Kamis Ditutup Melemah Terbatas ke Level 6.653; Dipimpin Sektor Cyclical, Akhir Sesi Mengurangi Loss

172
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan sesi Kamis sore ini (6/1) terpantau melemah tipis 8,948 poin (0,13%) ke level 6.653,351 setelah dibuka naik ke level 6.674,852. IHSG melemah oleh profit taking yang searah regional, sementara bursa kawasan Asia umumnya melemah dipimpin Nikkei mengikuti koreksi Wall Street setelah rilis minutes the Fed yang semakin hawkish.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini terpantau melemah 0,24% atau 35 poin ke level Rp 14.392, dengan dollar AS di pasar uang Asia bergerak sedikit setelah melemah di sesi global sebelumnya; bangkit menguat dengan minutes yang menunjukkan the Fed semakin hawkish sesuai perkiraan investor dan berada di 5 tahun tertingginya vs yen. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.357, dan terpantau berada di level sebulan terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 12,533 poin (0,19%) ke level 6.674,852. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,539 poin (0,27%) ke level 941,840. Siang ini IHSG melemah 52,623 poin (0,79%) ke level 6.609,676. Sementara LQ45 terlihat turun 0,61% atau 5,735 poin ke level 933,566.

IHSG kemudian berupaya mengurangi loss dan dan ditutup melemah terbatas 78,948 poin (0,13%) ke level 6.653,351. Indeks LQ45 menguat 0,13% atau 1,199 poin ke level 940,500.

Hari ini delapan dari sebelas sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah sektor cyclical yang merosot 1,29%, diikuti sektor technology yang turun 1,08%.

Tercatat sebanyak 182 saham naik, 364 saham turun dan 134 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 1.343.114 kali transaksi sebanyak 20,313 miliar lembar saham senilai Rp 11,002 triliun.

Sementara itu, bursa regional sore ini terlihat bias melemah, di antaranya Nikkei yang merosot 2,88%, dan Hang Seng yang naik 0,72%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Bank Raya (AGRO) -3,58%, Tower Bersama (TBIG) -3,421%, Harum Energy (HRUM) -2,91%, dan Indo Tambangraya (ITMG) -2,12%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak dalam tekanan profit taking, sementara bursa Asia umumnya melemah mengikuti koreksi Wall Street oleh the Fed yang semakin hawkish. Berikutnya IHSG kemungkinan akan berupaya untuk rebound setelah meninggalkan area overbought, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.738 dan 6.754. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.529, dan bila tembus ke level 6.480.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here