Kospi 6 Januari Alami Kerugian untuk 2 Sesi Berturut

236
Photo by Vibizmedia

(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Korea Selatan kembali alami kerugian untuk sesi kedua berturut-turut pada perdagangan hari Kamis (6/1/2022), yang sebagian besar dipicu oleh risalah pertemuan The Fed terbaru. Risalah tersebut memicu kekhawatiran bahwa Federal Reserve AS dapat mendorong kenaikan suku bunga yang lebih agresif dari perkiraan.

Sentimen investor mengkhawatirkan suku bunga yang lebih tinggi dapat mengurangi margin perusahaan. Selain itu risalah pertemuan The Fed ini juga mempercepat depresiasi mata uang lokal terhadap dolar AS. Mata uang Korea ditutup pada 1.201 won terhadap dolar, turun 4,1 won dari sesi sebelumnya, merupakan penutupan terlemah sejak 24 Juli 2020.

indeks kospi
Berita Kospi Lainnya di Telegram Vibiznews

Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) ditutup turun 33,44 poin atau 1,13 persen menjadi ditutup pada 2.920,53. Sementara itu untuk indeks Kospi200 berjangka menguat 4,17 poin atau 1,07% ke posisi 386.22, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 390.51 dan sempat turun ke posisi terendah di 385.30.

Mayoritas saham-saham kapital besar  alami pelemahan cukup signifikan seperti saham Samsung Electronics anjlok 0,65 persen dan saham pembuat chip No. 2 SK hynix turun 0,4 persen, saham raksasa portal internet Naver merosot 4,65 persen, saham Kakao merosot 5,21 persen.

Namun terdapat juga saham-saham yang bergerak kuat seperti saham  papan atas perbankan Kakao Bank naik 0,72 persen dan saham pembuat mobil listrik LG Chem naik 3,92 persen serta saham pProdusen baja POSCO melonjak 3,05 persen.

 

 

 

 

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here