Rekomendasi Minyak 7 Januari 2022: WTI Lanjut Naik Kekurangan Supply

194

(Vibiznews – Commodity) Minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex melanjutkan kenaikannya ke $79.28 pada awal perdagangan sesi AS.

Harga minyak WTI mengalami kenaikan pada hari Kamis meskipun risalah pertemuan FOMC the Fed yang hawkish baru-baru ini menyebabkan turunnya harga assets beresiko dimana minyak mentah cenderung memiliki korelasi yang ketat di dalamnya. Harga minyak mentah WTI sempat melewati $80 per barel untuk pertama kalinya sejak pertengahan bulan Nopember sebelum turun sedikit ke level sekarang di $79.09. WTI diperdagangkan dengan keuntungan sekitar $2.50.

Lihat: Minyak Mentah: Review 2021 & Outlook 2022

Sisi supply lebih banyak mendikte pergerakan harga di pasar minyak mentah daripada sisi demand pada hari Kamis. Sementara infrastruktur produksi Kazakhstan sebanyak 1,6 juta barel per hari masih akan harus menghadapi disrupsi, keresahan sipil disana menambah resiko penurunan terhadap supply minyak mentah OPEC+ sementara anggota-anggota lainnya sedang berjuang untuk memenuhi kuota produksinya.

National Oil Company (NOC) Libya pada hari Kamis mengatakan bahwa produksi minyak mereka sekarang hanya bisa mencapai 700.000 barel per hari karena infrastrukturnya sedang dalam reparasi dan pemeliharaan. Pada akhir tahun lalu produksi mereka bisa mencapai 1,3 juta barel per hari.

“Support” terdekat menunggu di $78.66 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $78.37 dan kemudian 77.69. “Resistance” yang terdekat menunggu di $79.74 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $79.90 dan kemudian $80.42.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting

Editor: Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here