Harga Minyak Sawit Naik, Mencapai Kenaikan Harga Mingguan Tertinggi 3 Bulan

717

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak sawit ditutup naik sehingga kenaikan mingguan mencapai kenaikan mingguan terbesar selama 3 bulan, karena kekhawatiran cuaca buruk membuat hasil minyak sawit berkurang di Malaysia.

Harga minyak sawit Maret di Bursa Malaysia Derivatives Exchange ditutup naik 11 ringgit atau 0.22% menjadi 4,996 ringgit ($1,187.54) per ton.

Kenaikan harga mingguan sebesar 6.5% kenaikan tertinggi setelah dalam 3 minggu berturut-turut naik dan kenaikan mingguan terbesar sejak 8 Oktober.

The Malaysian Palm Oil Association memperkirakan produksi Desember turun 11.38% dari bulan lalu menjadi 1.45 juta ton.

Perkiraan dari penurunan produksi MPOA lebih besar dari hasil perkiraan Reuter sebesar 8.6%, membuat penurunan yang besar pada persediaan.

Pasar sedang menantikan Laporan Bulanan Persediaan dan Permintaan dari the Malaysian Palm Oil Board pada hari Senin, dimana dinantikan data produksi yang diperkirakan turun sebagai akibat dari terjadinya banjir pada minggu-minggu terakhir yang mengganggu panen yang sedang berlangsung di beberapa negara bagian.

Menurut the Southern Peninsula Palm Oil Miller’s Association pada hari Kamis perkiraan produksi Januari turun 45.8% dari bulan lalu, untuk produksi dari 1 – 5 Januari.

The U.S. Department of Agriculture memperkirakan produksi minyak sawit Malaysia di 2021/22 turun menjadi 18 juta ton dari 18.2 juta ton karena cuaca buruk dari Badai Rai dan kekurangan pekerja.

Ekspor diperkirakan akan kembali naik menjadi 16.3 juta MT, walaupun kenaikan ekspor akan dibatasi dengan produksi yang terbatas, tergantung dari kecepatan Malaysia untuk memecahkan kekurangan pekerja.

Harga kedelai di Brazil juga meningkat karena perkiraan bahwa hasil panen akan meningkat ternyata terganggu oleh cuaca panas dan kering di Sebelah Selatan Brazil, menurut AgRural.

Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade naik 0.5%. Harga minyak kedelai naik 0.6% di Bursa Dalian dan harga minyak sawit naik 0.5%.

Analisa tehnikal untuk minyak sawit dengan support pertama di 4,860 ringgit, berikut ke 4,740 ringgit sedangkan resistant pertama di 5,050 ringgit kemudian ke 5,120 ringgit.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here