IHSG Senin Siang Menguat ke Level 6.717; Mendekati Posisi Rekor, Dipimpin Sektor Kesehatan

291
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin siang ini (10/1) terpantau rebound 15,562 poin (0,23%) ke level 6.716,878 setelah dibuka naik ke level 6.708,531. IHSG fluktuatif di dua zona lalu menanjak mendekati posisi rekor, sementara bursa kawasan Asia siang ini mixed bias melemah di tengah prediksi percepatan kenaikan suku bunga the Fed serta Wall Street yang ditutup terkoreksi di akhir pekan.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini terpantau menguat 41 poin (0,29%) ke level Rp 14.316, dengan dollar AS di pasar uang Asia naik setelah tergelincir di sesi global sebelumnya; bangkit oleh ekspektasi percepatan kenaikan suku bunga the Fed karena melonjaknya inflasi AS meskipun rilis data NFP di bawah prediksi. Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.357.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 7,215 poin (0,11%) ke level 6.708,531. Sedangkan indeks LQ45 turun 1,682 poin (0,18%) ke level 948,176. Siang ini IHSG menguat 15,562 poin (0,23%) ke level 6.716,878. Sementara LQ45 terlihat naik 0,07% atau 0,685 poin ke level 950,543.

Siang ini enam dari sebelas sektor tampak mengalami penguatan. Sektor yang mencatat kenaikan tertinggi adalah sektor health yang menanjak 1,81%, diikuti sektor finance yang naik 1,23%.

Tercatat sebanyak 200 saham naik, 296 saham turun dan 176 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 846.760 kali transaksi sebanyak 12,640 miliar lembar saham senilai Rp 6,099 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat variatif, di antaranya Straits Times yang menanjak 0,74%, dan Hang Seng yang naik 0,82%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Allo Bank (BBHI) 18,06%, Bank Bumi Arta (BNBA) 13,10%, BFI (BFIN) 11,30%, dan Bank Raya (AGRO) 7,86%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini fluktuatif lalu menanjak lagi mendekati level rekor, sementara bursa Asia mixed agak melemah di tengah prediksi percepatan kenaikan suku bunga the Fed serta Wall Street yang terkoreksi. Berikutnya IHSG kemungkinan akan bertahan di zona hijau menghampiri level rekornya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.738 dan 6.754. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.529, dan bila tembus ke level 6.480.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here