Rekomendasi Minyak 12 Januari 2022: Naik Mengarah ke $81 Setelah Pidato Powell

175

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex berhasil berbalik naik ke atas $80, mengarah ke $81 di sekitar $80.77, setelah sebelumnya sempat terkoreksi turun ke $79.12 karena turunnya saham – saham AS pada saat pembukaan perdagangan sesi AS dimulai.

Pada perdagangan selanjutnya di sesi AS, setelah Powell memberikan pidatonya di depan kongres AS, harga minyak mengalami kenaikan. Kepala the Fed, Powell mengatakan di depan Kongres AS bahwa pada tahun ini mereka akan menormalkan kebijakan moneter mereka termasuk dengan menaikkan tingkat bunga dan mulai menciutkan neraca. Akibat dari pernyataan Powell ini, pasar bergerak dengan dollar AS berada pada tekanan jual yang kuat yang membuat harga minyak mentah WTI naik kembali.

Meskipun sebelumnya sempat turun ke $79.12, harga minyak mentah WTI masih mengalami kenaikan kurang lebih $1 dari hari Senin dan masih mencoba naik mengetes resistance di $80.50. Sempat turunnya harga minyak WTI dari ketinggian di atas $80 sebelumnya, disebabkan karena para trader dan investor masih dikuasai ketakutan akan kebijakan moneter dari the Fed yang akan diperketat dalam tahun ini.

Namun, meskipun kebijakan pengetatan yang akan dilakukan oleh the Fed membebani harga saham AS dan global, outlook pertumbuhan global tetap kuat sehingga permintaan akan minyak mentah diperkirakan akan juga tetap kuat sehingga memberikan dorongan naik terhadap harga minyak mentah WTI.

“Support” terdekat menunggu di $80.70 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $80.41 dan kemudian 80.00. “Resistance” yang terdekat menunggu di $81.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $81.30 dan kemudian $81.60.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here