Rekomendasi Minyak 13 Januari 2022: Melanjutkan Kenaikannya.

298
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex melanjutkan kenaikannya ke atas $82 di sekitar $82.50. Kenaikan harga minyak mentah WTI ini tetap berlangsung meskipun varian Covid – 19 Omicron sedang menyebar kemana-mana dan supply minyak mentah dari Libya sudah kembali normal.

Libya telah mulai menjadi normal setelah sekelompok milisi sepakat untuk menyelesaikan produksi diladang minyak terbesar di Libya dan perbaikan pipa-pipa selesai. Namun, ada laporan bahwa terminal ekspor terbesar di Libya terpukul oleh kondisi cuaca yang buruk.

Sementara, World Health Organization (WHO) mengeluarkan peringatan bahwa 50% orang Eropa akan terinfeksi Covid – 19 dalam waktu dua bulan ke depan. Cina meningkatkan lockdown-nya. Di AS kasus juga mencetak rekor. Meskipun demikian pasar memilih berpegang kepada sentimen bahwa varian baru ini lebih ringan kasusnya.

Hal yang mendorong naik harga minyak mentah WTI lainnya adalah Energy Information Administration (EIA) AS menaikkan perkiraan harga minyak mentahnya. Harga minyak mentah WTI diperkirakan rata-rata akan berada pada $71.32 per barel pada tahun ini, kenaikan dari perkiraan pada bulan Desember 2021 dimana masih sebesar $67.87.

“Support” terdekat menunggu di $82.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $81.42 dan kemudian 81.24. “Resistance” yang terdekat menunggu di $82.60 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $83.00 dan kemudian $83.50.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here