Hang Seng Cetak Gain Mingguan Terbesar dalam 14 Bulan

266
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Hong Kong ditutup lebih rendah pada perdagangan hari Jumat (14/1/2022), terbebani oleh aksi profit taking saham raksasa teknologi cukup besar oleh investor Cina daratan. Indeks Hang Seng anjlok pertama kalinya setelah rally selama 3 sesi berturut dan retreat dari tertinggi 7 pekan.

Namun secara mingguan Hang Seng menguat 3,8% dengan cetak gain terbesar sejak Oktober 2020 dan rally selama 4 pekan berturut. Sentimen investor dibebani oleh laporan Goldman Sachs telah memangkas perkiraan 2022 untuk pertumbuhan ekonomi China menjadi 4,3% dari 4,8% sebelumnya.

Pemerintah mencoba meredakan kegelisahan investor dengan menjanjikan dukungan kebijakan, tetapi tanggapan spesifik pemerintah tetap tidak pasti. Sementara itu, bank sentral China diperkirakan akan menurunkan suku bunga kebijakan utama, kemungkinan besar dalam fasilitas pinjaman jangka menengah.

Indeks harian Hang Seng ditutup turun 0,2 persen menjadi 24.383,32. Demikian untuk indeks saham Cina Enterprise (HSCE) dengan 60 saham unggulan berakhir turun 0,6 persen menjadi 8.554,79.  Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Februari 2022  bergerak negatif dengan melemah 74 poin atau 0,30% ke posisi 24387.

Secara sektoral Hang Seng  paling banyak tertekan  oleh anjloknya saham tambang dan saham teknologi yang anjlok 1,25% dan 0,93% masing-masing. Anjloknya saham teknologi dipicu oleh anjloknya saham Alibaba Group dan Meituan masing-masing turun 2,2 persen dan 2,5 persen. Sementara saham perjudian melonjak karena investor membeli penurunan karena taruhan bahwa sektor tersebut dinilai terlalu rendah.

 

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here