Kospi Tertekan 3 Pekan, Bank of Korea Naikkan Suku Bunganya

191

(Vibiznews – Indeks) – Bursa saham Seoul di Korea Selatan memperpanjang penurunan beruntun mereka ke sesi kedua pada perdagangan hari Jumat (14/1/2022), di tengah kekhawatiran tentang kenaikan suku bunga yang cepat di dalam negeri dan di Amerika Serikat.  Indeks Kospi anjlok ke terendah dalam sepekan dan secara mingguan anjlok 1,33% untuk 3 pekan berturut.

Saham dibuka turun tajam, mengikuti penurunan saham semalam di Wall Street karena pejabat Federal Reserve AS mengisyaratkan kebijakan agresif untuk mengendalikan tekanan inflasi yang meningkat. Kemudian Bank of Korea menaikkan suku bunga kebijakan utamanya sebesar 0,25 poin persentase menjadi 1,25 persen, kembali ke tingkat pra-pandemi dalam 22 bulan.

indeks kospi
Berita Kospi Lainnya di Telegram Vibiznews

Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) ditutup naik tipis 0,66 poin, atau 0,02 persen menjadi  2.927,38. Sementara itu untuk indeks Kospi200 berjangka anjlok 5,55 poin atau 1,61% ke posisi 387.45, setelah sempat naik ke posisi tertinggi 390.81 dan sempat turun ke posisi terendah di 386.25.

Secara sektoral, kerugian dipimpin oleh anjloknya saham teknologi yang biasanya lebih sensitif terhadap kenaikan suku bunga dibandingkan dengan sektor lain. Saham Samsung Electronics turun 0,77 persen, saham pembuat chip No. 2 SK hynix turun 0,77 persen, saham operator portal internet Naver turun 1,72 persen, saham perusahaan kimia terkemuka LG Chem merosot 5,17 persen  dan saham produsen mobil terkemuka Hyundai Motor kehilangan 0,48 persen.

Saham raksasa Bio Celltrion anjlok 12,31 persen di tengah rumor bahwa regulator sedang menyelidiki dugaan kasus penipuan akuntansi.

 

 

 

 

 

Jul Allens / Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here