IHSG Senin Ditutup Melemah ke Level 6.645; Sektor Teknologi Pimpin Koreksi -4,3%

262
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan sesi Senin sore ini (17/1) terpantau melemah 48,353 poin (0,72%) ke level 6.645,048 setelah dibuka naik ke level 6.703,991. IHSG dari positif terus tergerus profit taking sampai akhir sesi, sementara bursa kawasan Asia hari ini variatif di antara data pertumbuhan ekonomi China 2021 sebesar 8,1% serta Wall Street akhir pekan yang terkoreksi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini terpantau melemah 0,16% atau 23 poin ke level Rp 14.317, dengan dollar AS di pasar uang uang Eropa agak turun setelah menguat; berupaya bangkit dari tekanan jual minggu lalu di tengah pasar yang sudah antisipasi akan adanya kenaikan suku bunga the Fed beberapa kali tahun ini. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.294.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 10,590 poin (0,16%) ke level 6.703,991. Sedangkan indeks LQ45 naik 1,451 poin (0,15%) ke level 954,397. Siang ini IHSG melemah 37,571 poin (0,56%) ke level 6.655,830. Sementara LQ45 terlihat turun 0,48% atau 4,529 poin ke level 948,417.

IHSG kemudian menambah loss-nya dan dan ditutup melemah 48,353 poin (0,72%) ke level 6.645,048. Indeks LQ45 turun 0,52% atau 4,930 poin ke level 948,016.

Hari ini sepuluh dari sebelas sektor tampak mengalami pelemahan. Sektor yang mencatat penurunan tertinggi adalah sektor technology yang merosot 4,27%, diikuti sektor basic industry yang turun 1,69%.

Tercatat sebanyak 203 saham naik, 340 saham turun dan 137 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 1.267.821 kali transaksi sebanyak 16,534 miliar lembar saham senilai Rp 9,785 triliun.

Sementara itu, bursa regional sore ini terlihat mixed, di antaranya Nikkei yang menanjak 0,74%, dan Hang Seng yang turun 0,71%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain PT PP (PTPP) -7,00%, Allo Bank (BBHI) -6,64%, Waskita (WSKT) –6,35%, dan Elang Mahkota (EMTK) -6,34%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak dari positif lalu terus tergerus profit taking sampai akhir sesi, sementara bursa Asia variatif di antara pertumbuhan ekonomi China 2021 sebesar 8,1% serta Wall Street yang ditutup terkoreksi. Berikutnya IHSG kemungkinan akan masih dalam aksi jual pendek, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.738 dan 6.754. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.529, dan bila tembus ke level 6.480.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here