IHSG Jumat Siang Balik Menguat ke Level 6.662; Kedua Sektor Industri Memimpin

247
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat siang ini (21/1) terpantau balik menguat 35,873 poin (0,54%) ke level 6.662,744 setelah dibuka naik ke level 6.599,262. IHSG dari zona merah bangkit menguat di hari keduanya, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya melemah dipimpin bursa Jepang mengikuti Wall Street yang ditutup dalam koreksi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini terpantau melemah 0,07% atau 10 poin ke level Rp 14.347, dengan dollar AS di pasar uang Asia bergerak turun setelah menguat di sesi global sebelumnya; berupaya bangkit di tengah naiknya prospek melajunya inflasi dan kenaikan suku bunga the Fed. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.337.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 7,281 poin (0,11%) ke level 6.599,262. Sedangkan indeks LQ45 naik 0,674 poin (0,07%) ke level 939,287. Siang ini IHSG menguat 35,873 poin (0,54%) ke level 6.662,744. Sementara LQ45 terlihat naik 0,61% atau 5,781 poin ke level 949,124.

Siang ini sembilan dari sebelas sektor tampak mengalami penguatan. Sektor yang mencatat kenaikan tertinggi adalah sektor basic industry yang menanjak 1,54%, diikuti sektor industrial yang naik 1,39%.
Tercatat sebanyak 248 saham naik, 255 saham turun dan 161 saham stagnan. Perdagangan saham termasuk moderat dengan frekuensi perdagangan saham tercatat 742.109 kali transaksi sebanyak 10,952 miliar lembar saham senilai Rp 6,231 triliun.

Sementara itu, bursa regional siang ini terlihat menurun, di antaranya Nikkei yang merosot 1,49%, dan Hang Seng yang turun 0,75%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Berkah Beton (BEBS) 5,91%, Semen Indonesia (SMGR) 4,91%, Allo Bank (BBHI) 4,52%, dan Adaro Minerals (ADMR) 4,21%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak menguat di hari keduanya, sementara bursa Asia umumnya melemah mengikuti Wall Street yang ditutup dalam koreksi. Berikutnya IHSG kemungkinan akan dapat bertahan di zona hijaunya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.738 dan 6.754. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6.529, dan bila tembus ke level 6.480.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here