Rekomendasi Minyak 21 Januari 2022: Berbalik Turun karena Meningkatnya Persediaan

412

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex berbalik turun dan sempat menembus ke bawah $83 ke sekitar $82.85 per barel.

Penurunan harga minyak mentah WTI disebabkan oleh karena meningkatnya supply dengan berita kenaikan persediaan minyak mentah WTI.

American Petroleum Institute (API) yang merupakan asosiasi perdagangan industri minyak dan gas alam terbesar di Amerika Serikat dengan anggota hampir 600 perusahaan yang terlibat dalam produksi, refinement, distribusi dan banyak aspek lainnya di dalam industri petroleum, melaporkan stok minyak mentah AS naik sebanyak 1,4 juta barel pada minggu lalu dibandingkan dengan yang diperkirakan oleh konsesus pasar sebesar penurunan – 0.9 juta barel. Sementara stok gasoline meningkat sebanyak 3.5 juta barel.

Melanjutkan laporan oleh API, Energy information Agency yang di bawah Departemen Energi AS, melaporkan bahwa stok gasoline AS meningkat sebanyak 5.8 juta barel yang adalah jauh lebih banyak daripada yang dilaporkan oleh API peningkatan stok minyak mentah WTI sebesar 3.5 juta barel.

Sementara itu, pipa minyak Turki – Irak dilaporkan telah bisa dimulai lagi segera. Pejabat Turki mengatakan bahwa aliran dari pipa akan bisa digunakan dalam kira-kira satu jam.

Perkembangan negatip seperti berita-berita mengenai rilis cadangan minyak mentah yang terkoordinir oleh Cina dan AS ditambah lagi mengenai pulihnya kembali produksi Libya semua berhasil memukul harga minyak mentah WTI pada hari Kamis.

“Support” terdekat menunggu di $82.54 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $82.05 dan kemudian 80.90. “Resistance” yang terdekat menunggu di $83.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $83.69 dan kemudian $84.35.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here