Harga Biji-bijian Mixed Pada Penutupan Pasar Hari Selasa

258

(Vibiznews – Commodity) – Pergerakan Pasar Di Bursa Chicago Grain Exchange pada hari Selasa 25 Januari 2022 harga biji-bijian mixed, setelah Laporan Pengiriman Ekspor Mingguan , harga jagung turun, aksi penjualan dari pedagang, harga kedelai naik , cuaca kering dan panas mengurangi hasil panen kedelai dan harga gandum naik, konflik Rusia dan Ukraina

Review Harga pada Penutupan Pasar pada hari Selasa untuk Biji-bijian:

Jagung

Harga jagung Maret di CBOT turun 1 sen (0.16%) menjadi $6.20 per bushel.

Harga jagung pada penutupan pasar hari Selasa turun setelah pada pertengahan pasar harga jagung sempat naik, namun para trader melakukan penjualan dan mengambil untung dari data tehnikal.

Kedelai

Harga kedelai Maret di CBOT naik 4.25 sen (0.30%) menjadi $14.0725 per bushel, harga soymeal turun $1.9 (0.48%) menjadi $392.0 dan harga minyak kedelai naik 54 sen (0.87%) menjadi $62.51.

Harga kedelai naik pada penutupan pasar hari Selasa, setelah Perkiraan perusahaan swasta hasil panen kedelai di Brazil kurang dari 130 juta MT dan apabila terjadi maka harga kedelai kembali akan naik. Faktor cuaca kering dan panas di ladang AS dan juga di Amerika Selatan masih menjadi pemicu kenaikan harga kedelai.

Ag Rural Brazil mengatakan bahwa panen sudah selesai 5% untuk kedelai tahun 2021/22. Agrural memperkirakan hasil kedelai mencapai 133.4 MMT.

Gandum

Harga gandum Maret di CBOT naik 17.5 sen (2.19%) menjadi $8.18 per bushel.

Harga gandum pada penutupan pasar hari Selasa naik karena konflik Rusia dan Ukraina akan membuat hasil gandum dari Rusia dan Ukraina akan turun dan pembeli akan kembali membeli gandum dari AS.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here