Pasar Jepang Bersiap Bergerak Mendatar Pagi Ini

306

(Vibiznews – IDX Stocks) – Pasar Jepang siap untuk diperdagangkan dengan tenang pada pembukaan pada hari Rabu, setelah ekuitas AS jatuh semalam di sesi bergejolak lainnya karena investor menunggu pernyataan pertemuan Fed nanti di Amerika Serikat.

Baik kontrak berjangka Nikkei di Chicago dan Osaka berada di 27.150, relatif tidak berubah dari penutupan terakhir Nikkei 225 di 27.131,34.

Pasar di Australia dan India tutup untuk hari libur pada hari Rabu.

Sementara itu, Dana Moneter Internasional menurunkan perkiraan pertumbuhan global untuk tahun ini karena meningkatnya kasus Covid-19, gangguan rantai pasokan, dan inflasi yang lebih tinggi menghambat pemulihan ekonomi. Dikatakan dalam sebuah laporan yang diterbitkan Selasa bahwa mereka memperkirakan produk domestik bruto global melemah dari 5,9% pada 2021 menjadi 4,4% pada 2022 – dengan angka tahun ini menjadi setengah poin persentase lebih rendah dari perkiraan sebelumnya.

Saham di Amerika Serikat jatuh setelah sesi bergejolak pada hari Senin. Dow Jones Industrial Average ditutup turun Selasa, turun 67,77 poin, atau 0,2%, menjadi ditutup pada 34.297,73. Indeks berayun dari defisit hampir 819 poin di posisi terendahnya menjadi reli sekitar 226 poin di level tertinggi selama sesi. S&P 500 turun 1,2% menjadi 4.356,45. Nasdaq Composite yang sarat teknologi turun 2,3% menjadi 13.539,30.

Pasar akan menantikan kesimpulan pertemuan Fed pada hari Rabu, di mana Fed diperkirakan akan mengeluarkan pernyataan yang menandakan kenaikan suku bunga segera setelah bulan Maret dan lebih banyak pengetatan kebijakan untuk mengatasi inflasi yang tinggi.

Di tempat lain, ketegangan geopolitik terus mengguncang investor ketika sekutu Barat bersiap untuk semacam konfrontasi militer, menyiapkan pasukan jika Rusia memang menyerang Ukraina.

Harga minyak naik lebih dari 2% pada hari Selasa di tengah kekhawatiran bahwa pasokan bisa menjadi ketat karena ketegangan Ukraina-Rusia, di antara faktor lainnya.

Mata Uang

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di 95,966, terus naik dari level sebelumnya di sekitar 95,8.

Yen Jepang diperdagangkan pada 113,91 per dolar, sedangkan dolar Australia berada di $0,7157, menguat dari sekitar $0,714 sebelumnya.

Selasti Panjaitan/Vibiznews

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here