Uang Beredar Tumbuh Positif di bulan Januari 2022

213
Sumber: BI

(Vibiznews – Banking & Insurance) – Bank Indonesia hari ini merilis data uang beredar pada bulan Januari 2022. Likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Januari 2022 tetap tumbuh positif. Posisi M2 ini terdiri dari kredit yang diberikan terbatas hanya dalam bentuk Pinjaman (Loans), dan tidak termasuk instrumen keuangan yang dipersamakan dengan pinjaman, seperti surat berharga (Debt Securities), tagihan akseptasi (Banker’s Acceptances), dan Tagihan Repo. Selain itu, kredit yang diberikan tidak termasuk kredit yang diberikan oleh kantor Bank Umum yang berkedudukan di Luar Negeri, dan kredit yang disalurkan kepada Pemerintah Pusat dan Bukan Penduduk.

Posisi M2 pada Januari 2022 tercatat sebesar Rp7.643,4 triliun atau tumbuh 12,9% (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan pada Desember 2021 sebesar 13,9% (yoy). Perkembangan tersebut dipengaruhi oleh pertumbuhan uang beredar dalam arti sempit[1] (M1) sebesar 17,1% (yoy) dan uang kuasi sebesar 8,2% (yoy).

Pertumbuhan uang beredar dalam arti sempit yang dimaksud adalah sejak posisi data September 2021, M1 terdiri dari Uang Kartal di Luar Bank umum dan BPR, Giro Rupiah dan Tabungan Rupiah yang Dapat Ditarik Sewaktu-waktu. Penjelasan lebih lanjut terkait hal ini dapat dilihat pada publikasi Analisis UB periode data Agustus 2021.

Perkembangan M2 pada Januari 2022 sejalan dengan ekspansi keuangan pemerintah, akselerasi penyaluran kredit, dan perlambatan aktiva luar negeri bersih. Ekspansi keuangan pemerintah tercermin dari tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat yang tumbuh sebesar 48,1% (yoy), meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan bulan Desember 2021 sebesar 37,7% (yoy). Demikian pula penyaluran kredit[2] tumbuh sebesar 5,5% (yoy), meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 4,9% (yoy). Sementara itu, aktiva luar negeri bersih tumbuh 1,8% (yoy) seiring tetap tingginya cadangan devisa, melambat dibandingkan bulan sebelumnya.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI UANG BEREDAR

Berdasarkan faktor yang memengaruhi, pertumbuhan M2 pada Januari 2022 dipengaruhi oleh perlambatan Aktiva Luar Negeri bersih, ekspansi keuangan pemerintah dan akselerasi  penyaluran kredit.

Pada Januari 2022, Aktiva Luar Negeri Bersih tumbuh 1,8% (yoy), melambat dibandingkan Desember 2021 (5,8%, yoy). Hal tersebut seiring tetap tingginya cadangan devisa, meski relatif menurun dibandingkan bulan sebelumnya. Di sisi lain, ekspansi keuangan pemerintah dan penyaluran kredit menjadi faktor penahan laju perlambatan M2 yang lebih dalam.

Ekspansi keuangan pemerintah pada Januari 2022 tercermin dari tagihan bersih kepada Pempus yang tumbuh 48,1% (yoy), meningkat dibandingkan pertumbuhan bulan Desember 2021 sebesar 37,7%.

Sementara itu, penyaluran kredit pada Januari 2022 tumbuh 5,5% (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 4,9% (yoy) sejalan dengan peningkatan penyaluran kredit produktif maupun konsumtif.

Belinda Kosasih/ Partner of Banking Business Services/Vibiz Consulting